MAN 1 Padang Lawas Hadirkan Tausiah Penuh Makna pada Syiar Ramadan
- 20 Feb 2026 19:40 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Semarak syiar Kementerian Agama tingkat Kabupaten Padang Lawas berlangsung khidmat dan penuh refleksi spiritual di Aula Astaka Kemenag Padang Lawas. Acara dihadiri jajaran pimpinan dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, Jumat 20 Februari 2026.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi tersebut menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman, sekaligus mempererat sinergi kelembagaan antara madrasah dan Kantor Kementerian Agama. Wakil Kepala Madrasah (WKM) Bidang Kesiswaan MAN 1 Padang Lawas, Syarif Hadi Saputra Lubis, dipercaya menyampaikan tausiah.
Tema yang diangkat yakni “Lima Keutamaan bagi Umat Nabi Muhammad SAW yang Tidak Diberikan Allah kepada Umat Sebelumnya pada Bulan Ramadhan.” Tema ini dipilih sebagai bentuk refleksi atas keistimewaan bulan suci Ramadan yang tidak hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga berdimensi sosial dan institusional.
Syarif Hadi menegaskan umat Muhammad memperoleh kemuliaan khusus dari Allah SWT melalui berbagai keutamaan Ramadan. Ia menguraikan secara sistematis lima keistimewaan tersebut berdasarkan hadis Rasulullah SAW.
Pertama, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada kasturi, sebagai simbol kemuliaan pengorbanan dan keikhlasan. Kedua, para malaikat senantiasa memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa hingga waktu berbuka, menandakan adanya dukungan spiritual dari makhluk langit bagi hamba yang taat.
"Ketiga, Allah SWT menghiasi surga setiap hari bagi hamba-hamba-Nya yang berpuasa, sebagai bentuk penghargaan atas kesungguhan dalam menahan hawa nafsu," ujarnya.
Keempat, setan-setan dibelenggu sehingga ruang godaan menjadi lebih sempit, memberikan peluang lebih besar bagi umat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Kelima, pada akhir Ramadhan Allah SWT memberikan pengampunan dosa dan pembebasan dari api neraka, yang menjadi puncak rahmat dan ampunan bagi umat Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadan tahun ini sebagai wahana transformasi diri, baik secara spiritual maupun profesional. Menurutnya, nilai-nilai puasa seperti integritas, pengendalian diri, disiplin, dan empati sosial sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab aparatur Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan publik yang berintegritas dan humanis.
Kepala MAN 1 Padang Lawas, Mahnidar Azwarni Nasution, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada civitas MAN 1 Padang Lawas untuk berkontribusi dalam forum resmi Kementerian Agama tingkat kabupaten. Ia menegaskan partisipasi aktif madrasah dalam kegiatan syiar keagamaan merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembinaan karakter dan penguatan moderasi beragama.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas, Kasman, para kepala bidang, serta seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas. Kehadiran pimpinan dan jajaran struktural tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan syiar Islam sebagai bagian dari budaya kerja Kementerian Agama.
Sebagai penutup rangkaian acara, seluruh peserta melaksanakan tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama. Lantunan ayat-ayat suci yang menggema di Aula Astaka menambah kekhusyukan suasana, sekaligus menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....