Pokjaluh Bimas Islam Berbagi Takjil di Lapas Kelas IIA Sibolga

  • 19 Feb 2026 23:52 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Dalam rangka meningkatkan pembinaan spiritual bagi warga binaan, Penyuluh Bimas Agama Islam yang tergabung dalam Tim Pokjaluh Bimas Agama Islam Kementerian Agama Kota Sibolga melaksanakan kegiatan pelayanan rohani sekaligus berbagi takjil untuk berbuka puasa di Lapas Kelas IIA Sibolga, Kamis, 19 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta wujud nyata sinergi antara Kementerian Agama Kota Sibolga dan pihak Lapas dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual bagi para tahanan, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Selain melaksanakan pengajian, tausiyah, dan bimbingan rohani Islam, Tim Pokjaluh juga memberikan bantuan takjil untuk mendukung kebutuhan berbuka puasa warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas yang berada di lingkungan Lapas Kelas IIA Sibolga.

Tim Pokjaluh Suwanto, kegiatan berbagi ini didasari oleh ajaran Rasulullah SAW yang menganjurkan umat Islam untuk membantu sesama, terutama kepada orang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Suwanto mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Tim Pokjaluh Bimas Agama Islam menegaskan bahwa konsistensi pelayanan rohani di Lapas selama Ramadhan sangat penting, karena masa ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memperbaiki diri melalui pembinaan keagamaan.

Dengan semangat “Ikhlas Beramal”, para penyuluh yang tergabung dalam Pokjaluh terus berkomitmen menuntun umat menuju kehidupan yang lebih baik, membangun karakter religius, serta mewujudkan masyarakat yang taat beragama, sejahtera, dan berbakti," ucapnya.

Melalui kegiatan pembinaan dan pelayanan rohani ini, diharapkan warga binaan semakin memiliki kekuatan iman, ketenangan batin, serta motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun bangsa melalui nilai-nilai keagamaan dalam keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....