Ramadan Fair ke-XX Medan 2026 Diminta Lebih Berkualitas dan Berdampak

  • 19 Feb 2026 20:26 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, pelaksanaan Ramadan Fair ke-XX tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat persiapan Ramadan Fair ke-XX di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Kamis, 19 Februari 2026.

Menurut Zakiyuddin, Ramadan Fair ke-XX harus dikemas lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, baik dari segi konsep acara, kenyamanan pengunjung, hingga kualitas tenant yang berpartisipasi. Ia juga mengingatkan panitia agar memperhatikan tarif parkir dan harga makanan, sehingga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Jangan sampai minat masyarakat menurun karena tarif parkir yang mahal serta harga makanan tenant yang tidak terjangkau. Ini harus diatur dengan baik agar masyarakat nyaman berkunjung,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta proses seleksi tenant dilakukan secara ketat dengan mengutamakan kualitas rasa serta kelayakan produk. Menurutnya, sajian kuliner yang enak dan layak konsumsi akan menjadi daya tarik utama dalam meningkatkan jumlah pengunjung.

Tak hanya dari sisi kuliner, Zakiyuddin juga menekankan pentingnya memperkuat nuansa religius dalam penyelenggaraan acara. Ia meminta agar qori-qori terbaik Kota Medan dilibatkan agar gaung Ramadan Fair tahun ini terasa lebih semarak dan berbeda dari sebelumnya.

Sementara, untuk Harmoni Imlek 2026 yang dijadwalkan dibuka pada 21 Februari 2026, terdapat penyesuaian waktu pelaksanaan karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Kegiatan akan dimulai setelah salat tarawih, yakni pukul 21.00 WIB hingga selesai.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Andi Yudistira, menjelaskan Ramadan Fair ke-XX akan digelar mulai 25 Februari hingga 16 Maret 2026 di Taman Sri Deli. Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan stan bazar kuliner UMKM serta stan bazar kriya.

Andi menyebut untuk bazar kriya, peserta berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan yang akan menampilkan hasil kerajinan unggulan masing-masing wilayah. Karya terbaik nantinya akan memperebutkan Piala Ketua Dekranasda Kota Medan.

“Selain bazar kuliner dan kriya, Ramadan Fair ke-XX juga akan diisi berbagai kegiatan, seperti peringatan Nuzulul Quran dengan menghadirkan penceramah kondang, tausiah Ramadan, buka puasa bersama anak yatim piatu dan dhuafa, kompetisi Pildacil, kompetisi tahfidz surat pendek Al-Qur’an, kompetisi adzan, serta hiburan religi,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....