ASN Pemprov Sumut Diingatkan Tingkatkan Kinerja Selama Ramadan
- 19 Feb 2026 10:51 WIB
- Medan
RRI.Co.ID, Medan – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatra Utara (Sumut) Surya, mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk tetap meningkatkan kinerja selama bulan Ramadan. ASN juga diminta terus memberikan pelayanan publik secara optimal, agar program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Mari kita jemput bulan Ramadan secara gembira dan khusyuk. Kepada yang tidak berpuasa, marilah kita hormati bagi yang sedang melaksanakan ibadah puasa,” kata Surya, saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemprov Sumut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu 18 Februari 2026.
Ia mengatakan puasa bukan menjadi alasan untuk menurunkan kinerja. Sehingga menurunkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, puasa bukan penghalang untuk tetap produktif.
“Sebaliknya, Ramadan harus menjadi momentum meningkatkan semangat bekerja dan mengabdi. Seluruh ASN harus saling menghormati, melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tawadhu, tanpa meninggalkan tugas serta tanggung jawab,” ujarnya.
Pada peringatan Hari Kesadaran Nasional tersebut, Surya mengingatkan kepercayaan publik merupakan modal utama pemerintah. Kepercayaan, menurutnya, tidak dibangun melalui kata-kata, melainkan melalui sikap dan perilaku aparatur dalam bekerja.
“Peringatan Hari Kesadaran ini merupakan pengingat bagi kita untuk mengabdi ke masyarakat. Bekerja melaksanakan program-program yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Ia menuturkan, nilai dasar ASN meliputi konsistensi dalam bekerja, kesetiaan pada tanggung jawab, serta kejujuran dalam menjalankan kewenangan. Jika nilai-nilai tersebut diterapkan dalam keseharian, pelayanan publik akan semakin baik, koordinasi makin kuat, dan pembangunan berjalan lebih efektif.
Sebaliknya, kata Surya, apabila ASN bekerja hanya sebatas menggugurkan kewajiban, program sebesar apa pun tidak akan memberikan dampak berarti. Pembangunan daerah saat ini, lanjutnya, menuntut birokrasi yang adaptif—pelayanan harus semakin cepat, prosedur semakin sederhana, dan kebijakan semakin tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....