151 Pasar Murah Digelar Pemko Medan Selama Ramadan
- 12 Feb 2026 20:38 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H resmi dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Warna Warni Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, pada Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Rico Waas mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemko Medan agar memastikan distribusi bahan pokok yang dijual di Pasar Murah tepat sasaran dan bebas dari praktik kecurangan.
"Jangan sampai masyarakat sudah senang dengan adanya pasar murah ini, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Saya minta sistemnya diatur, jangan ada orang dalam yang bermain, itu pelanggaran berat karena menyangkut kepercayaan masyarakat," kata Rico.
Rico mengatakan pasar murah yang berlangsung mulai dari tanggal 12 Februari hingga 12 Maret 2026 ini tidak hanya terpusat di satu lokasi saja, melainkan tersebar di 151 kelurahan se-Kota Medan. Ia menjelaskan kegiatan ini untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.
"Pemko Medan berkomitmen memperhatikan kebutuhan warga. Apalagi menjelang puasa, kebutuhan pokok pasti meningkat, dari belanja harian sampai persiapan bikin kue lebaran," ujarnya.
Selain itu, Rico menjelaskan Pasar Murah ini bertujuan untuk menekan harga kebutuhan pokok di pasaran. Ia menyebut, Pemko Medan menggelontorkan subsidi mencapai lebih dari Rp4 miliar untuk memangkas harga kebutuhan pokok agar lebih murah dari harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disiapkan adalah beras, dengan total stok mencapai 430 ton.
"Jika satu ton beras dibagi dalam kemasan 5 kg, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80.000 warga. Saya ingin pastikan manfaat ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan," ucap Rico.
Rico memastikan bahan pokok yang dijual memiliki kualitas yang baik.
"Beras yang kita jual bukan SPHP, tapi beras medium menuju premium. Biasanya Rp15.000/kg, sekarang menjadi Rp11.600/kg," ucapnya.
Penurunan harga juga berlaku untuk komoditas bahan pokok lainnya, seperti gula pasir dari Rp18.500 menjadi Rp15.200/kg, tepung terigu dari Rp10.500 menjadi Rp8.600/kg, telur dari Rp1.900 menjadi Rp1.350/butir, kacang tanah kupas dari Rp34.000 menjadi Rp28.600/kg.
Lalu selanjutnya minyak goreng dari Rp20.500 menjadi Rp17.700/liter, margarin dari Rp9.500 menjadi Rp6.400/pcs. Sirup berbagai merek juga turun, seperti Sarang Tawon Standard Quality 430 ml dari harga Rp18.300 menjadi Rp17.000/botol, Sarang Tawon Raspberry 630 ml dari Rp22.000 menjadi Rp18.667/botol, dan Pohon Pinang Standard Quality 520 ml dari Rp21.000 menjadi Rp19.500/botol.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, dalam laporannya menjelaskan bahwa Pasar Murah ini digelar di 151 titik selama 30 hari dengan total subsidi mencapai Rp4.170.656.500.
"Ini merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk mengendalikan harga barang-barang kebutuhan pokok sekaligus upaya untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan ketersediaan bahan makanan pangan," ujar Citra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....