Nobar Final Piala Dunia di Medan, Menkomdigi Tekankan Nilai Sportivitas dan Kerja S
- 20 Jul 2026 13:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026, di Pos Bloc Medan, Senin 19 Juli 2026 dini hari. Ia mengatakan Piala Dunia mengajarkan tentang nilai sportivitas dan kerja sama yang dapat menjadi teladan bagi masyarakat.
"Alhamdulillah rame banget, baik pendukung Spanyol maupun Argentina sama-sama rame. Tapi sampai akhir kita semuanya seru, kompak," kata Meutya usai pertandingan.
Ia menilai masyarakat Kota Medan sebagai penggemar sepak bola yang cukup fanatik. Menurutnya, sepak bola bukan hanya tentang hasil akhir pertandingan. Sepak bola melalui Piala Dunia juga mengajarkan tentang nilai sportivitas dan kerja sama.
"Ini baik karena mengajarkan sportivitas dan kerja sama. Dalam sebuah pertandingan yang dinilai adalah ikhtiarnya. Menang kalah bukan berarti pasti yang paling baik saja. Bisa jadi tahun ini yang menang satu negara, berikutnya negara lainnya," ujarnya.
Meutya Hafid mengatakan pemerintah menghadirkan tayangan Piala Dunia 2026 secara gratis melalui TVRI, agar masyarakat Indonesia dapat menikmati pertandingan sepak bola dunia sebagai hiburan bersama. Langkah ini menjadi momentum yang mempertemukan masyarakat Indonesia dalam pengalaman yang sama.
"Kita terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah memberikan sebuah hiburan untuk rakyat melalui tayangan Piala Dunia secara gratis melalui TVRI," katanya.

Dikatakan Meutya, akses yang luas terhadap siaran Piala Dunia menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat. Sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi dapat menghubungkan Indonesia dengan dunia.
Pada laga final Piala Dunia 2026, Kementerian Komdigi menyelenggarakan nobar di 60 titik di Indonesia, termasuk Kota Medan. Selain pos Bloc, nobar juga digelar di Taman Warna Warna, Martubung, Kecamatan Medan Labuhan.
Meutya juga menyampaikan apresiasi kepada TVRI yang kembali menjadi official broadcaster Piala Dunia setelah 24 tahun. Menurutnya, momentum tersebut menjadi bagian dari sejarah penyiaran publik Indonesia.
Sementara Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengapresiasi penyelenggaraan nobar yang diinisiasi Kemkomdigi tersebut. Melalui kegiatan tersebut pemerintah menghadirkan ruang interaksi yang sehat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga.
"Kami senang sekali hari ini banyak titik nonton bareng di Kota Medan. Alhamdulillah Pos Bloc dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan final Piala Dunia," ujar Rico.
Menurut Rico, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya minat warga terhadap kegiatan publik yang menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, kegiatan nonton bareng di ruang publik diharapkan mampu memperkuat budaya kebersamaan sekaligus menjadi hiburan yang sehat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....