Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Ujian Mental dan Strategi Tim

  • 29 Jun 2026 17:17 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Memasuki babak 32 besar Piala Dunia 2026, persaingan diprediksi akan semakin sengit. Sejumlah tim nonunggulan berhasil mencuri perhatian sejak fase grup dengan memberikan perlawanan kepada negara-negara besar, bahkan beberapa favorit harus tersingkir lebih awal.

Hal tersebut disampaikan pengamat sepak bola Try Handika saat menjadi narasumber dalam program NGOPI (Ngobrolin Piala Dunia) yang disiarkan langsung di PRO 2 RRI Medan, Senin, 29 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Try Handika bergabung melalui sambungan telepon (via phone) karena tidak dapat hadir langsung di studio.

Menurut Try, kualitas pertandingan sepanjang fase grup menunjukkan bahwa kekuatan sepak bola dunia kini semakin merata.

"Kalau dari kualitas keseluruhan sangat bagus. Banyak negara-negara kecil yang di luar prediksi mampu menahan seri negara-negara besar. Bahkan ada negara besar yang tidak lolos ke babak selanjutnya, seperti Uruguay," ujarnya.

Ia menilai hasil tersebut membuktikan bahwa tidak ada lagi pertandingan yang bisa dianggap mudah. Tim-tim yang sebelumnya kurang diperhitungkan kini mampu tampil kompetitif dan memberikan kejutan.

Memasuki fase gugur, Try mengatakan seluruh peserta harus mengubah pendekatan permainan karena setiap laga menjadi penentuan hidup dan mati.

"Tantangan terbesarnya, setiap tim harus benar-benar menyiapkan strategi yang berani, terbuka, dan menyerang. Selain itu, pemain juga harus tetap disiplin karena cuaca di sana saat ini masih ekstrem panas selama turnamen berlangsung," jelasnya.

Menurutnya, selain kualitas individu dan taktik, kondisi fisik serta kemampuan menjaga konsentrasi selama 90 menit akan menjadi faktor penting dalam menentukan tim yang berhak melaju ke babak berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....