PJKR STOK BINA Melaju ke Grand Final NCFS 2026 usai Juara Region Medan
- 30 Mei 2026 11:02 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Tim futsal Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna, PJKR STOKBIN, tampil di babak Grand Final National Collegiate Futsal Serie (NCFS) 2026 yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 3–7 Juni 2026.
PJKR STOKBIN melaju ke tingkat nasional dengan status juara NCFS 2026 Region Medan setelah berhasil mengalahkan FIK Unimed dengan skor telak 5–0 pada partai final yang berlangsung di GOR Futsal Dispora Sumut.
Ketua STOK Bina Guna, dr Liliana Puspa Sari, mengapresiasi perjuangan tim asuhan Ahmad Zaki pada kompetisi futsal mahasiswa tingkat nasional tersebut. Ia berharap Djana Bima Tandika dan kawan-kawan dapat mempersiapkan diri dengan maksimal menghadapi Grand Final NCFS 2026 di Yogyakarta.
“Saya atas nama STOK Bina Guna dan pribadi menyampaikan selamat atas perjuangan tim futsal STOK Bina Guna. Terima kasih atas perjuangan anak-anak di kompetisi ini hingga berhasil meraih gelar juara,” kata Liliana, Jumat, 29 Mei 2026.
Liliana juga meminta para pemain menjaga nama baik kampus dan menjunjung tinggi sportivitas selama bertanding.
“Jaga nama baik kampus, orang tua, dan diri sendiri. Saya minta junjung tinggi sportivitas dan tunjukkan kemampuan maksimal tanpa melakukan kecurangan,” ujarnya.
Manajer tim, Dicky Hendrawan, menambahkan hasil NCFS 2026 Region Medan harus menjadi bahan evaluasi tim pelatih untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada sebelum tampil di grand final.
“Waktu menuju Grand Final NCFS semakin dekat. Saya minta pelatih mengevaluasi kelemahan tim saat regional karena lawan di grand final merupakan para juara dari masing-masing regional,” katanya.
Pada Grand Final NCFS 2026, PJKR STOKBIN tergabung di Grup B bersama tim-tim kuat, termasuk juara bertahan dan tuan rumah.
PJKR STOKBIN (Medan) berada satu grup dengan STIE Indonesia (Jakarta), juara bertahan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda (Samarinda), Universitas Negeri Semarang (Semarang), dan tuan rumah Universitas Negeri Yogyakarta (Yogyakarta).
Pelatih PJKR STOKBIN, Ahmad Zaki, menyebut grup yang ditempati timnya sebagai “grup neraka” karena dihuni tim-tim unggulan.
“Kami berada di grup neraka. Ada juara bertahan, tuan rumah, dan tim-tim unggulan lainnya. Saya akan fokus pada tactical ofensif dan segera evaluasi kesalahan yang terjadi di babak regional,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....