NPC Sumut Penuhi Target 15 Emas di APG
- 26 Jan 2026 14:46 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Para atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara sukses wujudkan target 15 medali emas di ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, yang berakhir, Minggu, 25 Januari 2026. Total atlet Sumatera Utara menyumbangkan 15 medali emas, 13 perak, dan 4 perunggu bagi kontingen Indonesia.
Dari jumlah tersebut, cabor para atletik menyumbangkan 7 emas, 2 perak, dan 2 perunggu, disusul para catur dengan 7 emas, 9 perak, 2 perunggu. Serta blind judo menyumbangkan 1 emas dan 2 perak.
“Hasil ini sesuai target kita dari awal yakni 15 medali emas sesuai saya sampaikan kepada Kadispora Sumut dan Alhamdulillah targetnya tercapai,” ujar Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting kepada RRI, Senin, 26 Januari 2026.
Alan yang juga pelatih para atletik Indonesia tersebut mengakui memang ada target medali emas yang meleset. Adapula, atlet yang justru memberikan kejutan dengan meraih medali emas pada APG yang dipusatkan di Kota Nakhon Ratchasima tersebut.
“Namun, ada tiga atlet kita yang belum berhasil meraih medali, yakni Salman di cabor para atletik, Nurtani Purba di para angkat berat, dan Faldin di tenpin bowling putra. Namun, mereka sudah berjuang maksimal untuk bisa persembahkan medali bagi kontingen Indonesia,” ucapnya.
Alan berharap, capaian di APG kali ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi semua atlet Sumut untuk tampil di Asian Para Games 2025 yang berlangsung di Nagoya, Jepang.
| Baca juga: PJSI Medan Incar 8 Emas Porprovsu 2026 |
“Dari 15 atlet kita ini, ada juga yang sukses memecahkan rekor atas nama pribadi di ASEAN Para Games. Saya ucapkan terima kasih juga kepada Kadispora dan semua pihak yang telah mensupport atlet kita selama berjuang di ASEAN Para Games Thailand,” kata mantan atlet lempar cakram tersebut.
Sementara, tiga medali emas sukses dipersembahkan Nur Ferry Pradana di cabor para atletik, yakni nomor lari 100 meter, 200, dan 400 meter T47 putra. Torehan ini tidak sekadar pencapaian apik bagi dirinya, apalagi ia harus berjuang di tengah cedera yang belum sembuh total.
“Pertandingan di ASEAN Para Games tahun ini menjadi pertandingan terberat bagi saya. Bukan karena lawannya, tetapi berjuang melawan kondisi atau tepatnya 3 minggu lalu masih cedera dan berjuang untuk pemulihan,” ujar Nur Ferry.
Hal yang sama juga dikatakan atlet para catur putri, Khairunnisa yang juga sukses persembahkan 2 medali emas dan 2 perak. Bagi Khairunnisa, capaian ini juga sudah maksimal, apalagi pesaing dari negara lain pada APG tahun ini cukup sengit.
“Alhamdulillah, masih bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Meski sempat terkendala di babak awal, tapi bersyukur bisa tampil konsisten dan dapat lagi medali emas,” katanya.
Sementara, kontingen Indonesia juga sukses finish di posisi runner up klasemen akhir perolehan medali APG 2025, dengan mengumpulkan 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Sedangkan juara umum direbut tuan rumah Thailand dengan mengumpulkan 176 emas, 155 perak, dan 157 perunggu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....