Ini Sejarah Uang Kuno Rp100 Pinisi yang Kini Jadi Buruan
- 17 Okt 2022 08:44 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Uang kuno atau uang jadul mempunyai daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Bahkan banyak dari mereka yang memburu uang jadul tersebut untuk dijadikan koleksi atau dijual kembali.
Salah satu uang kuno yang cukup ramai belakangan ini adalah uang kertas Rp 100 bergambar kapal pinisi. Uang ini merupakan cetakan tahun 1992 yang telah dicabut peredarannya oleh Bank Indonesia sejak 2006, dan sempat menjadi alat transaksi selama 14 tahun. Kolektor uang kuno atau jadul Anton Max mengatakan alasan mengapa uang kuno pinisi menjadi ramai dan banyak diburu adalah karena harganya masih relatif terjangkau dibandingkan uang kuno lainnya.
"Harganya masih relatif terjangkau, jadi cukup banyak menarik banyak orang yang baru mau mengoleksi uang kuno," katanya, Minggu (16/10/2022), dilansir dari detik.
Anton Max pun melanjutkan, untuk harga pasaran dari uang pinisi tersebut, saat ini berkisar di angka Rp 150 ribu per gepoknya.
"Satu gepok 100 lembar biasanya ada di harga 150 ribu, sehingga perlembarnya Rp 1.500. Namun bila dijual perlembar range harganya bisa berkisar di harga Rp 1.500-5.000" ujarnya.
Kepala Grup Kebijakan Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Eva Aderia sempat mengatakan bahwa uang pecahan Rp 100 tersebut cukup unik dibandingkan kebanyakan uang lainnya yang biasanya bergambar tokoh pahlawan.
"Untuk kapal pinisi merupakan gambaran dari kehebatan nenek moyang Bangsa Indonesia yang telah mengarungi 7 samudera yang perlu diketahui dan diingat oleh seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....