Ijeck: Jadikan Kecelakaan Sibolangit Momentum Evaluasi Transportasi
- 19 Jul 2026 13:20 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah (Ijeck), meminta pengawasan kendaraan berat diperketat di jalur rawan kecelakaan. Jalur menurun menjadi salah satu kawasan yang dinilai membutuhkan pengawasan lebih ketat.
Permintaan itu disampaikan Ijeck, setelah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Deli Serdang. Peristiwa tersebut menewaskan empat orang dan menyebabkan belasan warga mengalami luka-luka.
Ijeck menilai kendaraan bermuatan berlebih berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Beban yang melampaui kapasitas juga dapat memengaruhi fungsi pengereman kendaraan.
Menurutnya, kecelakaan yang diduga berkaitan dengan kegagalan pengereman akibat beban berlebih bukan peristiwa baru. Insiden serupa telah terjadi berulang di sejumlah daerah Indonesia.
Karena itu, Ijeck menilai pengawasan kendaraan angkutan barang perlu diperkuat. Pengawasan tersebut terutama diperlukan pada jalur yang memiliki kondisi medan menurun.
“Pengawasan kendaraan angkutan barang harus diperketat, terutama pada jalur dengan kondisi medan menurun,” ujar Ijeck, Sabtu 18 Juli 2026.
Ia mengatakan persoalan kendaraan ODOL akan dibahas dalam rapat kerja Komisi V DPR RI. Pembahasan tersebut akan dilakukan bersama Kementerian Perhubungan.
Ijeck berharap rapat tersebut nantinya menghasilkan regulasi yang lebih tegas. Regulasi diperlukan untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi di berbagai daerah.
Ia juga meminta perusahaan memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi standar kelayakan jalan. Batas muatan dan ketentuan uji KIR harus dipatuhi untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan di Sibolangit. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menewaskan empat orang tersebut.
Ijeck berharap kecelakaan itu menjadi momentum pembenahan sistem keselamatan transportasi darat. Seluruh pemangku kepentingan diminta meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan berat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....