Kenaikan Pertamax Picu Peralihan Konsumen ke Pertalite
- 11 Jun 2026 10:38 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax series resmi naik mulai Rabu, 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) yang sebelumnya Rp12.600 per liter kini menjadi Rp16.650 per liter atau naik sebesar Rp4.050 per liter.
Kenaikan tersebut langsung mendapat perhatian masyarakat, khususnya para pengendara yang menggunakan kendaraan setiap hari.
Sejumlah masyarakat memilih beralih ke Pertalite untuk mengurangi pengeluaran akibat lonjakan harga yang cukup tinggi. Namun, sebagian lainnya tetap menggunakan Pertamax karena mempertimbangkan spesifikasi dan kondisi mesin kendaraan mereka.
Seorang pengendara ojek online, Muhammad Iqbal, mengaku tetap menggunakan Pertamax karena sepeda motor yang digunakannya tidak cocok menggunakan Pertalite. Menurutnya, penggunaan Pertalite membuat performa mesin motornya sering tersendat.
“Saya tetap beli pertamax, karena kereta (sepeda motor) ini kalau ga pakai pertamax susah juga, tersendat-sendat mesinnya. Maunya rendahlah jangan seperti sekarang ini kenaikannya, terlalu signifikan kali ini naiknya,” ujarnya.
Sementara, pengendara ojek online lainnya, Muhammad Adrian Syahada, memilih beralih ke Pertalite setelah harga Pertamax mengalami kenaikan. Meski demikian, ia mengaku tetap akan membeli Pertamax apabila stok Pertalite di SPBU habis atau antrean terlalu panjang.
“Saya beli Pertalite, udah ga beli pertamax lagi karena mahal kali sekarang, tapi kalau udah ga ada lagi pertalite, mau ga mau saya belinya pertamax juga,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan RRI di sejumlah SPBU di Kota Medan, seperti SPBU Simpang Rajawali, SPBU Kapten Muslim, dan SPBU Gatot Subroto Kilometer 5,2, antrean kendaraan pada jalur pengisian Pertamax terlihat jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....