Sumatera Utara Siap Jadi Tuan Rumah Munas dan Konbes NU 2026

  • 28 Mei 2026 15:02 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026, jika nantinya ditetapkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Kesiapan tersebut sekaligus mengingatkan kembali bahwa Sumatera Utara pernah menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar NU pada tahun 1959.

Sebelumnya, PBNU telah menetapkan jadwal pelaksanaan Munas dan Konbes pada 21–23 Juni 2026. Namun hingga kini, PBNU masih melakukan pembahasan terkait lokasi penyelenggaraan, dengan mempertimbangkan kesiapan sejumlah wilayah yang mengajukan diri, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Keseriusan Sumatera Utara tampak dari kunjungan dua Katib Syuriyah PBNU, K.H. Nurul Yaqin Ishaq dan K.H. Sarmidi Husna, pada 23–24 Mei 2026 ke Kota Medan. Dalam supervisi tersebut, mereka didampingi Rois PBNU Syekh Ali Akbar Marbun, Katib PWNU Sumut H. Abrar M. Dawud Faza, Sekretaris PWNU Sumut H. Zulkifli Sitorus, Wakil Sekretaris Sawaluddin Nasution, serta H. Habibullah Ritonga.

Rombongan meninjau Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar, salah satu lokasi yang diproyeksikan untuk penyelenggaraan Munas dan Konbes NU. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan sarana, akomodasi, serta dukungan teknis lainnya apabila Sumatera Utara nantinya dipercaya menjadi tuan rumah.

Kegiatan Munas dan Konbes 2026 diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Katib PWNU Sumut, H. Abrar M. Dawud Faza, mengatakan bahwa Sumatera Utara memiliki pengalaman historis dalam penyelenggaraan agenda besar NU.

“Pada tahun 1959, Sumatera Utara pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU di Parapat, kawasan Danau Toba. Tahun 2015 juga menggelar Pra Muktamar ke-33 di Kota Medan. Jika tahun ini kembali dipercaya, tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena sejarah itu akan terulang setelah 67 tahun,” ujarnya, kepada rri.co.id pada Rabu (27/5/2026).

Menurut Abrar, infrastruktur Kota Medan dinilai sangat memadai sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional. Mulai dari akses transportasi, kapasitas penginapan, hingga fasilitas pertemuan dianggap siap mendukung kebutuhan peserta Munas dan Konbes.

Abrar menegaskan, seluruh jajaran NU di Sumatera Utara baik struktural maupun kultural telah menyatakan kesiapan penuh bila dipercaya oleh PBNU.

“Insya Allah Sumatera Utara siap jika diberikan amanah. Ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kehormatan bagi warga NU di Sumatera Utara untuk ikut menyukseskan agenda besar NU secara nasional,” kata Abrar.

Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa keputusan final tetap berada di tangan PBNU.

“Yang terpenting adalah Munas dan Konbes sebagai agenda menuju Muktamar dapat menghasilkan keputusan terbaik menjelang penyelenggaraan Muktamar NU pada 1–5 Agustus mendatang,” tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....