Mendagri Buka Musrenbang RKPD Sumut, Soroti Kesenjangan Daerah

  • 22 Apr 2026 22:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumut tahun 2027, di Medan, Rabu 22 April 2026. Tito mengingatkan agar pemerintah provinsi merancang program berdasarkan data dari kabupaten kota, untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Dalam arahannya, Tito menekankan pentingnya Musrenbang untuk menentukan pembangunan Sumut pada tahun 2027. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kepulauan Nias.

Pemprov diminta memberikan perhatian khusus kepada kabupaten kota di Kepulauan Nias, karena masih terjadi kesenjangan dengan daerah lain. Salah satunya indeks pembangunan manusia (IPM) di wilayah tersebut yang masih rendah dan jauh tertinggal dari daerah lain di Sumut.

"IPM Sumut termasuk tinggi 76,47, lebih tinggi dari IPM nasional 75,90. Artinya kualitas SDM di Sumut telatif bagus dibanding nasional," ujarnya.

Namun,Tito mengatakan angka tersebut merupakan angka rata-rata kabupaten/kota di Sumut. Jika dilihat per kabupaten/kota, angka IPM nya tidak merata.

"Itu hanya angka rata-rata kabupaten/kota. Empat daerah ini, Nias Utara, Nias Selatan, Nias, dan Nias Barat, angkanya masih rendah," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan arah pembangunan daerah pada enam basis utama dalam Musrenbang RKPD Sumut tahun 2027. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan di Kepulauan Nias.

“Ini solusi yang harus kita lakukan. Salah satunya yang akan kami lakukan di tahun 2027, di antaranya di Kepulauan Nias,” kata Bobby.

Untuk mendukung pengembangan wilayah tersebut, Pemprov Sumut menetapkan tiga klaster pembangunan di Kepulauan Nias. Yakni kawasan produksi, logistik, dan pariwisata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....