Maruli Ambil Peran Strategis sebagai Bendahara Paskah Nasional Golkar 2026

  • 21 Apr 2026 15:55 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Jakarta - Partai Golkar akan menggelar Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional 2026 pada Jumat, 24 April 2026, di Tennis Indoor Senayan. Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17, kegiatan ini menjadi momentum spiritual sekaligus kebangsaan untuk mempererat persaudaraan dalam keberagaman Indonesia.

Dalam susunan kepanitiaan nasional, Maruli Siahaan dipercaya sebagai Bendahara Penyelenggara. Ia memegang peran penting dalam memastikan kesiapan teknis, pengelolaan dukungan kegiatan, serta seluruh rangkaian acara berlangsung profesional, transparan, dan sukses hingga hari pelaksanaan.

Sebagai Bendahara Penyelenggara, Maruli Siahaan menegaskan Paskah Nasional ini bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat semangat kasih, kepedulian sosial, dan persatuan nasional.

Menurutnya, makna kebangkitan Kristus harus diwujudkan melalui upaya memperbaiki diri, mempererat solidaritas, serta menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Perayaan ini mengajak kita semua membawa semangat pembaruan dalam kehidupan bermasyarakat. Kasih, toleransi, dan kepedulian sosial harus benar-benar dirasakan masyarakat. Kebangkitan harus diterjemahkan dalam kerja nyata untuk sesama,” ujar Maruli, Selasa, 21 April 2026.

Ia menambahkan, Partai Golkar meyakini keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga. Karena itu, melalui Paskah Nasional 2026, Golkar ingin menunjukkan komitmennya sebagai partai yang terbuka, inklusif, dan hadir bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun suku.

Dengan semangat Paskah, Maruli berharap kegiatan ini mampu menghadirkan energi baru untuk merawat kebersamaan, menumbuhkan optimisme, serta memperkokoh persatuan nasional demi Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera.

Adapun kepanitiaan inti dipimpin Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai Ketua Penyelenggara dan Venno Tetelepta sebagai Sekretaris Penyelenggara. Sementara panitia operasional (OC) diketuai Soedeson Tandra, didampingi Gidion Kaunang dan Alfons Manibui.

Panitia menargetkan sekitar 3.500 jemaat, kader, dan tokoh masyarakat dari wilayah Jabodetabek hadir dalam kegiatan tersebut. Selain ibadah refleksi dan pentas musik rohani, acara juga akan diisi doa bersama bagi bangsa serta aksi sosial berupa bantuan renovasi rumah ibadah dan dukungan kepada panti asuhan lintas agama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....