Kanwil Kemenagsu Raih Penghargaan
- 23 Jan 2026 23:41 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kantor Wilayah Kementerian Kementerian Provinsi Sumatera Utara raih penghargaan 10 Satuan Kerja dengan Capaian Nilai Kerja Anggaran Tertinggi Program Bimbingan Masyarakat Islam, penghargaan ini diberikan oleh Wakil Menteri Agama RI Romo R. Muhammad Syafi’I pada Rapat Kerja Nasional Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Tahun 2026 yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis, 22 Januari 2026.
Wamenag menyampaikan apresiasi terhadap capaian kerja jajaran Bimas Islam sepanjang 2025, terutama dalam konektivitas program dengan agenda strategis nasional. Namun, ia juga menekankan bahwa indikator keberhasilan harus melampaui angka anggaran. “Negara bekerja dalam skala besar dengan investasi fiskal yang signifikan, tetapi kita harus memastikan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh publik,” kata Wamenag.
Romo Syafii menyebut, tantangan utama ke depan bukan lagi sekadar menyusun program, tetapi memastikan dampak sosial, ekonomi, dan kesadaran ekologis tercipta di masyarakat. Ia mengingatkan bahwa program yang hebat sekalipun tidak berarti bila tidak mengubah kondisi sosial umat secara langsung. “Kita tidak terfokus pada program, tapi pada dampaknya bagi kesadaran mereka terhadap hasil kebijakan pemerintah,” ucapnya.
Sepuluh satuan kerja peraih penghargaan Capaian Kinerja Anggaran Tertinggi Bimas Islam yakni Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara, Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kanwil Kemenag Provinsi Gorontalo, Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Kanwil Kemenag Papua. Kantor Kementerian Agama Kab. Selayar (Sulsel), Kantor Kementerian Agama Kab. Bangli (Bali), Kantor Kementerian Agama Kab. Pekalongan (Jawa Tengah), Kantor Kementerian Agama Kolako (Sulawesi Tenggara), Kantor Kementerian Agama Kab. Musi (Sulsel)," kata Romo Syafii.
Khusus Sumatera Utara Penghargaan ini diberikan Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang yang diterima Kakanwil diwakili oleh Perencana Ahli Muda Hasbun Harahap.
Sementara, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama, Abu Rokhmad mengatakan, Rakernas Bimas Islam 2026 momentum untuk memperkuat perencanaan berbasis dampak (impact-based planning). Hal ini dipandang sebagai strategi penting mengingat keterbatasan ruang fiskal yang dihadapi Kementerian Agama pada tahun anggaran 2026.
Abu memaparkan sejumlah capaian Indeks Pembangunan Bidang Agama pada pengukuran terbaru, antara lain Indeks Kualitas Kehidupan Beragama sebesar 78,8 dan Indeks Kepuasan Layanan Dakwah Berdampak 80,9. Sementara itu, Indeks Kepuasan Layanan Penyuluh Agama Islam mencapai 84,4 dan Indeks Layanan Bimbingan Perkawinan 82.
“Angka-angka ini menunjukkan layanan kita berada pada kategori baik dan terus terjaga secara nasional,” kata Abu.
Meski demikian, Abu menekankan capaian tersebut harus menjadi pijakan untuk perbaikan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....