Pascabencana, Sumut Percepat Pemulihan
- 17 Jan 2026 20:57 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah pusat dan daerah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Gubernur Sumut, Senin, 12 Januari 2025.
Rakor dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Gubernur Sumut Bobby Nasution, serta dihadiri para kepala daerah se-Sumatera Utara, termasuk Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina.
Tito Karnavian menyampaikan bahwa kondisi Sumatera Utara secara umum hampir kembali normal, meski masih terdapat beberapa daerah yang mengalami gangguan.
“Saya kira di Sumut hampir semua sudah kembali normal, hanya beberapa daerah yang masih mengalami gangguan seperti listrik yang belum bisa masuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menjelaskan pihaknya telah menyalurkan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga selama tiga bulan bagi warga yang rumahnya rusak berat dan tinggal sementara bersama kerabat.
“Untuk hunian sementara, saat ini terdapat 40 unit di Tapanuli Utara, 209 unit di Tapanuli Tengah, dan 802 unit di Tapanuli Selatan,” katanya.
Suharyanto menambahkan, pembangunan hunian tetap di seluruh Sumatera Utara ditargetkan sebanyak 5.951 unit, dengan progres pengerjaan sekitar 20 persen.
“Kami menargetkan akhir Januari atau paling lambat sebelum Ramadan, warga sudah bisa menempati hunian tetap tersebut,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan data dampak bencana di wilayahnya.
“Ada 479.325 kepala keluarga atau 1.804.827 jiwa yang terdampak di Sumut. Sebanyak 37 orang meninggal dunia dan 41 jiwa masih belum ditemukan,” ucap Bobby.
Ia juga menyebut masih terdapat wilayah yang terisolir, yakni dua kecamatan dan empat desa di Kabupaten Tapanuli Utara, serta empat kecamatan dan lima desa di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....