ITEC Jadi Jembatan Kerja Sama India dan Jambi
- 22 Okt 2025 13:33 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Wali Kota Jambi, Dr. H. Maulana bersama istrinya Nadiyah Maulana melakukan kunjungan ke Konsulat Jenderal India di Medan, Rabu (22/10/2025). Pertemuan ini membahas peningkatan kolaborasi dalam bidang pengembangan kapasitas digital dan kerja sama teknis antara India dan Kota Jambi.
Kunjungan tersebut juga menyoroti pelaksanaan Program Kerja Sama Teknis dan Ekonomi India atau Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC). Melalui program ini, India berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di negara mitra, termasuk Indonesia.
Sebagai tindak lanjut kerja sama itu, sebanyak 25 pejabat dari Pemerintah Kota Jambi akan mengikuti Program Pelatihan khusus bidang Kesehatan Digital. Pelatihan tersebut akan dilaksanakan di Centre for Development of Advanced Computing (CDAC), Mohali, mulai 30 Oktober hingga 4 November 2025.
Program pelatihan ini bertujuan memperkuat pengetahuan serta kemampuan praktis para peserta dalam sistem kesehatan digital dan tata kelola elektronik di sektor kesehatan. Pelaksanaan kegiatan difasilitasi Konsulat Jenderal India di Medan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kapasitas di Pulau Sumatra.
Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, menyambut hangat kunjungan Wali Kota Jambi dan rombongan di kantor konsulat. Partisipasi Jambi dalam program pelatihan ini Diharapkan, dapat membawa manfaat konkret bagi peningkatan tata kelola digital di daerah.
“Kami gembira melihat delegasi Jambi secara langsung dipimpin oleh Dr. Maulana, menunjukkan keseriusan memperkuat hubungan kerja sama dengan India. Kami berharap pelatihan di bawah beasiswa ITEC ini mempererat kolaborasi dan membuka peluang kerja sama baru dengan Kota Jambi,” ucap Ravi.
Program ITEC yang didirikan pada 1964, merupakan salah satu platform tertua di dunia dalam pembangunan kapasitas internasional. Hingga kini, program tersebut telah melatih lebih dari 200 ribu pejabat dari lebih 160 negara di sektor sipil maupun pertahanan.
Setiap tahun, India menyediakan hampir 10 ribu kesempatan pelatihan tatap muka melalui sekitar 400 kursus di lebih dari 100 institusi terkemuka. Sejak 2014 lalu, lebih dari 100 ribu pelatihan dan beasiswa diberikan kepada profesional dari berbagai negara, termasuk peserta dari Indonesia.
Selama pandemi COVID-19, program ITEC tetap berjalan melalui pelatihan daring yang menjangkau ribuan profesional di bidang kesehatan dan tata kelola publik. India juga terus mengembangkan variasi pelatihan seperti eITEC, ITEC-Executive, ITEC-Onsite, dan ITEC-Expert.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen India dalam memperkuat kemitraan dengan Pulau Sumatra melalui inovasi digital, pertukaran teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia. Pemerintah daerah yang berminat dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ITEC melalui laman resmi https://www.itecgoi.in/index.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....