​Sekolah Rakyat Diapresiasi, Tapi Realisasi Penuh Tantangan

  • 15 Jul 2025 21:14 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Program sekolah rakyat mendapat apresiasi sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin di Indonesia. Namun pelaksanaan program ini masih menghadapi berbagai tantangan, karena belum semua kabupaten/kota memiliki fasilitas sekolah rakyat.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Pusat Studi Pendidikan Rakyat (Pusdikra), Mansyur Hidayat Pasaribu, Selasa (15/7/2025). Ia mengatakan, sekolah rakyat belum secara menyeluruh bisa dibuka secepatnya.

"Karena itu berkaitan dengan lahan, berkaitan dengan gedung, berkaitan dengan infrastruktur lain yang terkait dengan hal-hal yang dibutuhkan dalam sebuah sistem pendidikan sekolah," ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan besar lainnya adalah pembiayaan. Mengingat skala program yang luas, diperlukan efisiensi anggaran negara untuk mendukung keberlanjutannya.

Pemerintah juga diminta memastikan program ini bukan sekadar wacana atau pengulangan dari masa lalu. Melainkan benar-benar menjadi solusi peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan di Indonesia.

Mansyur berharap dengan sistem asrama penuh, sekolah rakyat bisa efektif dalam membentuk karakter dan akhlak siswa melalui pembinaan intensif.

"Masyarakat kini menanti bukti nyata dari kehadiran sekolah rakyat, sebagai bentuk keadilan pendidikan bagi semua," ucapnya. (Mutiara)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....