Perbedaan Buah Duku dan Langsat yang Perlu Diketahui
- 30 Sep 2026 21:27 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan: Buah duku dan langsat sering dianggap sama karena bentuknya yang bulat kecil, warna kulitnya kuning kecokelatan, dan daging buahnya bening bersegmen. Padahal, jika diperhatikan lebih teliti, ada beda buah duku dan langsat yang cukup mudah dikenali, mulai dari kulit, getah, hingga rasanya.
Keduanya sama-sama buah tropis yang banyak ditemukan di Indonesia dan bisa menjadi bagian dari pola makan sehat. Agar kamu tidak salah pilih saat membeli, simak perbedaan dan cara menikmatinya dengan aman berikut ini.
Beda Buah Duku dan Langsat dari Kulit, Getah, hingga Rasa
Duku dan langsat masih satu kerabat dan sama-sama tergolong dalam marga Lansium. Menurut Indonesia Kaya, langsat memiliki nama ilmiah Lansium domesticum dan dikenal sebagai salah satu buah khas Maluku, meski juga tumbuh di banyak daerah lain di Indonesia.
Perbedaan paling mudah terlihat pada kulitnya. Kulit langsat lebih tipis dibanding duku, sedangkan kulit duku cenderung lebih tebal. Langsat juga mengandung lebih banyak getah, sehingga saat dikupas tangan bisa terasa lengket. Sebaliknya, duku umumnya lebih sedikit bergetah dan lebih mudah dikupas.
Dari segi rasa, langsat cenderung lebih asam dibanding duku, sementara duku dikenal lebih manis. Perbedaan juga tampak pada pohonnya. Pohon langsat lebih ramping dengan percabangan tegak, sedangkan pohon duku lebih rimbun dengan tajuk yang lebih lebat.
Langsat juga lebih cepat rusak setelah dipetik. Indonesia Kaya menyebutkan bahwa dalam sekitar 3 hari, kulit buah langsat bisa berubah menghitam. Karena itu, langsat sebaiknya segera dikonsumsi setelah dibeli.
Kandungan Gizi Langsat
Indonesia Kaya mencatat bahwa setiap 100 gram langsat mengandung sekitar:
• 70 kalori.
• 1 gram protein dan 0,2 gram lemak.
• 13 gram karbohidrat.
• 18 mg kalsium, 9 mg fosfor, dan 0,9 mg zat besi.
Seperti buah lainnya, duku dan langsat bisa menjadi bagian dari porsi buah harian. Pedoman Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan RI menganjurkan setengah piring makan diisi dengan sayur dan buah, sedangkan setengah lainnya berisi makanan pokok serta lauk pauk.
Tips Memilih dan Mengonsumsi Duku atau Langsat dengan Aman
• Cuci buah dengan air mengalir sebelum dikupas, lalu cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan sesuai anjuran Isi Piringku.
• Pilih buah dengan kulit utuh, tidak menghitam, dan tidak berjamur, terutama langsat yang lebih cepat rusak.
• Buang bijinya dan jangan ikut dikunyah, terutama saat memberikan buah ini kepada anak kecil agar tidak tersedak.
• Konsumsi dalam porsi wajar dan variasikan dengan buah lain agar kebutuhan vitamin dan mineral lebih beragam.
• Jika kamu memiliki diabetes atau sedang mengatur asupan karbohidrat, sesuaikan porsi buah dengan anjuran dokter atau ahli gizi.
• Hentikan konsumsi jika muncul gatal, bengkak, atau ruam setelah makan buah ini.
Studi Terkait
Kementerian Kesehatan RI melalui pedoman Isi Piringku menganjurkan setengah piring makan diisi sayur dan buah, disertai minum air putih yang cukup, aktivitas fisik 30 menit per hari, dan mencuci tangan sebelum serta sesudah makan. Kemenkes juga menyebutkan bahwa buah dan sayur kaya antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Sementara itu, Indonesia Kaya menjelaskan bahwa langsat memiliki kulit lebih tipis, getah lebih banyak, dan rasa lebih asam dibanding duku, serta lebih cepat rusak setelah dipetik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....