Menikmati Aroma Rempah Kari Ayam Khas Asia Tenggara

  • 29 Sep 2026 16:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Kari Ayam merupakan salah satu hidangan berwarna hijau kekuningan dengan potongan daging ayam yang empuk. Begitu menggoda dengan dikelilingi berbagai macam rempah segar seperti cabai merah, serai, jeruk nipis yang dibelah dua, bawang putih utuh, tomat ceri merah merona, dan irisan bawang merah, sehingga memancarkan aroma khas Asia Tenggara yang begitu kuat dan membangkitkan selera.

Dilansir dari wikipedia.org, kari ayam adalah hidangan umum di Asia Selatan, Asia Tenggara, serta di Karibia. Kari ayam di Asia Selatan terdiri dari daging ayam yang direbus dalam bawang bombai dan saus yang berbahan dasar tomat. Kemudian ditambahkan dengan jahe, bawang putih, cabai dan berbagai rempah – rempah, yang biasanya meliputi kunyit, jintan putih, ketumbar, kulit kayu manis, kapulaga seberang dan lain – lain.

Sedangkan diluar Asia Selatan, kari ayam biasanya dibuat dengan campuran rempah – rempah siap masak yaitu bubuk kari. Kari ayam biasanya disajikan bersama nasi atau makanan pendamping lainnya. Kuahnya yang kaya rempah membuat hidangan ini cocok disantap dalam berbagai kesempatan, baik sebagai menu keluarga maupun sajian dalam acara tertentu.

Berkembangnya tren kuliner modern, makanan tradisional seperti kari aya tetap memiliki daya tarik. Kekayaan rempah dan cita rasanya menjadi salah satu alasan hidangan tersebut terus dikenal dan dinikmati oleh masyarakat.

Agra, seorang juru masak, mengatakan kari ayam merupakan salah satu hidangan favorit di rumah makan tempat ia bekerja. Menurutnya, kari ayam meiliki rasa yang sangat identik.

“Dalam proses memasak kari ayam berbagai rempah – rempah menjadi bumbu wajib sehingga kari menjadi kaya rasa dan sangat otentik,” ucapnya.

Ditambahkannya, setiap bumbu harus seluruhnya digunakan dan tidak boleh berkurang karena akan mengurangi rasanya.

Keberadaan kari ayam sekaligus memperlihatkan bahwa kuliner dapat menjadi sarana untuk mengenalkan keberagaman budaya Asia Tenggara. Melalui satu hidangan, masyarakat dapat melihat bagaimana rempah, tradisi, dan pengaruh budaya berpadu hingga menghasilkan makanan yang memiliki karakter tersendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....