Burger Daging Murah, Enak Belum Tentu Sehat
- 31 Agt 2026 22:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Jajanan yang simple dan sehat, serta sering menjadi pilihan adalah burger. Dengan daging sebagai topingnya, burger semakin menjadi favorit banyak orang karena tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga harga yang ramah. Namun, yang patut menjadi perhatian adalah sehatkah burger untuk dikonsumsi?
Burger isi daging merupakan roti lapis yang diisi patty daging sapi, ayam, atau variasi lainnya yang dimasak dengan teknik khusus agar juicy dan menggoda selera. Kini, inovasi dalam bahan baku dan penyajian membuat burger bukan sekadar makanan cepat saji biasa, melainkan sajian yang diklaim berkualitas yang bisa dinikmati kapan saja.
Dilansir dari klikdokter.com, burger memang memiliki komponen nutrient yang dibutuhkan oleh tubuh, antara lain karbohidrat, protein, dan serat. Namun, kebaikan dari nutrient tersebut akhirnya kalah oleh kandungan bahan lainnya. Hal itu karena burger memiliki kalori, lemak jenuh, serta natrium yang sangat tinggi. Jadi, walaupun makanan khas Amerika ini mengandung sayuran seperti lembaran selada dan beberapa pickled cucumbers (acar timun) tetapi kandungan lainnya lebih merugikan. Jumlah sayuran burger pun kadang tak seberapa jika dibandingkan tebalnya lapisan daging, keju serta mayones. Itulang mengapa burger bisa dikategorikan sebagai makanan tidak sehat.
Burger kekinian ini dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari restoran besar, kedai lokal, hingga penjual online yang menyediakan daging burger siap masak. Kota Medan menjadi pusat inovasi burger dengan banyak pilihan tempat makan yang menyajikan burger lezat dan unik sepanjang tahun ini.
Arci, seorang pelajar SMA, mengatakan kesehariannya cukup sering menikmati dan menyantap burger.
“Burger suka pasti ya, karena rasanya enak dan bisa dinikmati kapan saja karena tidak terlalu berat seperti nasi, jadi saat lapar di jam nanggung, burger bisa jadi pilihan”, ungkap.
Arci juga menjelaskan bahwa dirinya tidak begitu paham tentang nilai kandungan gizi pada burger dan baik atau tidak untuk kesehatan saat dikonsumsi.
Berbanding terbalik dengan Arci, Uti, seorang mahasiswa semester 6 disebuah Universitas Negeri di Sumatera Utara, mengatakan cukup paham dengan kandungan gizi pada burger dan paham bahwa burger kurang sehat untu dikonsumsi.
“Kurang sehat, karena perpaduan sayur daging dan sausnya, tentu banyak mengandung kalori yang kurang baik untuk kesehatan,” katanya.
Namun, dia menambahkan anak jaman sekarang tidak terlalu mempermasalahkan kesehatan akibat dari jajanan yang dikonsumsi.
Burger isi daging murah dan enak ini sangat digemari oleh anak muda, pekerja kantoran, hingga keluarga yang ingin menikmati makanan praktis namun lezat. Banyak pula yang membeli daging burger siap masak untuk dibuat sendiri di rumah sebagai alternatif makan hemat dan sehat.
Dengan harga terjangkau, rasa yang menggoda, dan kemudahan akses, burger isi daging memang menjadi pilihan yang berhasil memikat hati banyak orang dan menjadi pilihan utama untuk santapan sehari-hari. Jadi, apakah anda lebih memilih sehat atau enak?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....