Jangan Asal Banyak, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan saat Makan Kuning Telur

  • 29 Agt 2026 19:50 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kuning telur ayam kampung memang mengandung berbagai nutrisi, tetapi bukan berarti makanan ini bisa dikonsumsi tanpa memperhatikan jumlah dan cara pengolahannya. Kandungan kolesterol serta risiko kontaminasi bakteri menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjadikan telur sebagai menu harian.

Mengutip Alodokter, telur tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat selama dikonsumsi secara wajar dan diolah dengan cara yang tepat. Perhatian khusus diperlukan bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Perhatikan jumlah konsumsinya

Kuning telur mengandung kolesterol dalam jumlah cukup tinggi. Karena itu, pola konsumsi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan keseluruhan pola makan seseorang.

Bagi orang sehat, konsumsi telur dalam jumlah wajar umumnya masih dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi. Namun, orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes, atau kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan jumlah yang sesuai.

Yang tidak kalah penting, jangan hanya melihat satu jenis makanan. Asupan lemak jenuh, makanan ultra-proses, serta pola makan secara keseluruhan juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung dan kadar kolesterol.

Hindari mengonsumsi telur mentah

Kebiasaan mengonsumsi telur mentah atau setengah matang juga perlu diperhatikan. Telur yang tidak dimasak hingga matang berisiko membawa bakteri seperti Salmonella.

Mengutip Alodokter, infeksi Salmonella dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, sakit perut, mual, muntah, hingga demam.

Risiko tersebut menjadi perhatian lebih bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Karena itu, telur sebaiknya dimasak hingga matang untuk mengurangi risiko infeksi.

Waspadai alergi telur

Telur juga termasuk salah satu makanan yang dapat memicu alergi pada sebagian orang. Reaksi alergi dapat berupa gatal-gatal, ruam, pembengkakan, mual, muntah, hingga gangguan pernapasan.

Jika muncul reaksi setelah mengonsumsi telur, sebaiknya hentikan konsumsi dan segera mencari pertolongan medis, terutama apabila muncul sesak napas atau pembengkakan pada wajah dan tenggorokan.

Cara mengolah juga menentukan

Kandungan gizi telur tidak bisa dipisahkan dari cara mengolahnya. Telur rebus, misalnya, tidak membutuhkan tambahan minyak, sedangkan telur goreng dapat memiliki tambahan kalori dan lemak dari minyak yang digunakan.

Untuk konsumsi sehari-hari, telur dapat dipadukan dengan sayuran, sumber karbohidrat, serta sumber protein lainnya agar menu menjadi lebih seimbang.

Jadi, kuning telur ayam kampung tidak perlu langsung dihindari hanya karena mengandung kolesterol. Sebaliknya, makanan ini juga tidak sebaiknya dikonsumsi secara berlebihan dengan anggapan bahwa semakin banyak akan semakin sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....