Berawal dari Nasi Sisa hingga Jadi Kuliner Indonesia yang Mendunia
- 29 Jun 2026 19:08 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Nasi goreng telah lama menjadi salah satu kuliner yang identik dengan Indonesia. Hidangan ini tidak hanya mudah ditemukan di warung kaki lima hingga restoran berbintang, tetapi juga dikenal luas di berbagai negara. Di balik cita rasanya yang khas, nasi goreng memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Dikutip dari Detikjogja, hidangan ini berawal dari tradisi masyarakat Tiongkok yang memanfaatkan nasi sisa agar tidak terbuang, sebelum akhirnya berkembang dan bertransformasi menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia di mata dunia.
1. Awal mula nasi goreng
Diyakini berasal dari Tiongkok lebih dari seribu tahun lalu. Sejumlah catatan sejarah menyebutkan hidangan ini berkembang di wilayah Yangzhou, yang dikenal sebagai pusat kuliner bergaya kekaisaran. Saat itu, masyarakat Tiongkok tidak terbiasa mengonsumsi nasi yang sudah dingin, sehingga nasi sisa diolah kembali dengan cara ditumis menggunakan berbagai bumbu dan bahan yang tersedia. Selain mengurangi pemborosan makanan, cara memasak ini juga menghasilkan cita rasa yang lebih kaya sehingga nasi goreng mulai dikenal di kalangan masyarakat, termasuk pada masa Dinasti Tang.
2. Masuk ke Indonesia melalui jalur perdagangan
Menjadi awal perubahan besar nasi goreng. Pada sekitar abad ke-16, para pedagang dan imigran Tiongkok membawa teknik memasak tersebut ke berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk Nusantara. Seiring waktu, masyarakat Indonesia mengadaptasi resep tersebut dengan menambahkan rempah-rempah lokal seperti bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, serta kecap manis yang kemudian menjadi ciri khas nasi goreng Indonesia. Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan rasa yang berbeda dibandingkan nasi goreng dari negara lain.
3. Keunikan cita rasa
Membuat nasi goreng Indonesia semakin berkembang dengan beragam variasi sesuai karakter daerah masing-masing. Mulai dari nasi goreng kampung, nasi goreng Jawa, nasi goreng seafood, nasi goreng ayam, hingga berbagai kreasi khas daerah lainnya yang memanfaatkan bahan lokal. Kekayaan rempah Nusantara menjadi salah satu alasan mengapa nasi goreng Indonesia memiliki rasa yang lebih kompleks dan mudah dikenali dibandingkan hidangan serupa dari negara lain.
4. Popularitas nasi goreng terus meluas hingga mancanegara
Seiring penyebaran masyarakat Tiongkok ke berbagai negara pada abad ke-19. Di Indonesia sendiri, nasi goreng justru semakin dikenal sebagai identitas kuliner nasional berkat promosi pemerintah dan banyaknya restoran Indonesia di luar negeri yang menjadikannya menu andalan. Hidangan ini pun mudah diterima oleh masyarakat internasional karena proses memasaknya sederhana, fleksibel, dan dapat dipadukan dengan berbagai bahan makanan.
Kini, nasi goreng tidak lagi dipandang sebagai makanan sederhana hasil olahan nasi sisa, melainkan telah menjadi salah satu kuliner Indonesia yang mendunia. Kepopulerannya bahkan diakui berbagai ajang internasional, termasuk masuk dalam daftar makanan terenak dunia versi CNN Travel pada 2017 serta diperkenalkan dalam World Expo Shanghai 2010. Perjalanan panjang tersebut menunjukkan bagaimana hidangan sederhana mampu berkembang menjadi simbol kekayaan kuliner Indonesia sekaligus memperkenalkan cita rasa Nusantara ke panggung internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....