Telur Rebus Bisa Basi? Ini Fakta yang Sering Disalahpahami

  • 28 Apr 2026 23:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Telur rebus kerap dianggap sebagai lauk praktis yang lebih awet karena sudah matang. Banyak orang menyimpannya berhari-hari tanpa khawatir. Padahal, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Mengacu pada informasi kesehatan dari Alodokter, telur rebus tetap bisa basi meski telah dimasak. Bahkan, proses perebusan justru menghilangkan lapisan pelindung alami pada cangkang telur, sehingga membuatnya lebih rentan terkontaminasi bakteri jika tidak disimpan dengan benar.

Mengapa Telur Rebus Tetap Bisa Basi?

Setelah direbus, pori-pori pada cangkang telur menjadi lebih terbuka. Kondisi ini memudahkan udara, bakteri, dan kelembapan masuk ke dalam telur, terutama jika dibiarkan terlalu lama di suhu ruang atau disimpan tanpa wadah yang higienis.

Artinya, meski terlihat aman dari luar, kualitas telur bisa menurun tanpa disadari.

Sebelum dikonsumsi, penting untuk mengenali tanda-tanda telur rebus yang sudah basi:

1. Bau menyengat

Telur yang sudah basi biasanya mengeluarkan aroma busuk khas seperti belerang. Dalam beberapa kasus, bau ini bahkan sudah tercium sebelum cangkang dibuka.

2. Tekstur berubah

Putih telur yang awalnya padat dan kenyal dapat berubah menjadi berlendir, licin, atau berair. Ini merupakan tanda pembusukan.

3. Perubahan warna kuning telur

Kuning telur segar berwarna cerah. Jika berubah menjadi gelap, keabu-abuan, atau muncul bercak tidak normal, sebaiknya tidak dikonsumsi.

4. Muncul jamur

Bercak berwarna hijau, biru, atau hitam pada permukaan telur—baik di cangkang maupun bagian dalam—menandakan adanya pertumbuhan jamur dan telur sudah tidak aman dimakan.

Cara Menyimpan Telur Rebus agar Lebih Tahan Lama

Agar tidak cepat basi, perhatikan cara penyimpanannya:

  • Simpan telur rebus di dalam kulkas menggunakan wadah tertutup
  • Telur rebus utuh (dengan cangkang) dapat bertahan hingga sekitar 1 minggu
  • Hindari menyimpan di suhu ruang lebih dari 2 jam, terutama di iklim tropis
  • Kupas kulit telur hanya saat akan dikonsumsi
  • Pisahkan dari bahan mentah seperti daging atau ikan untuk mencegah kontaminasi silang

Telur rebus yang sudah basi tidak selalu menunjukkan perubahan mencolok dari luar. Dalam beberapa kasus, telur masih tampak normal, tetapi kualitasnya sudah menurun. karena itu, penting untuk selalu memeriksa aroma, tekstur, dan warna sebelum mengonsumsinya. Jika ada tanda yang mencurigakan, sebaiknya tidak dikonsumsi. pada akhirnya, keamanan makanan bukan hanya soal cara memasak, tetapi juga bagaimana menyimpannya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....