Bukan Keju Eropa, Ini "Keju" Asli Batak yang Harganya Cuma Segelas Kopi

  • 17 Apr 2026 13:39 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kalau kamu pikir keju itu cuma urusan orang Eropa tunggu dulu. Jauh sebelum keju impor memenuhi rak supermarket, leluhur suku Batak sudah punya versi mereka sendiri. Dali Ni Horbo teksturnya kenyal mirip tofu, rasanya gurih creamy, dan proses pembuatannya murni tradisional, tanpa satu pun bahan kimia.

Harganya pun bukan harga keju impor cukup Rp15.000 sampai Rp25.000, kamu sudah bisa menikmati warisan kuliner yang usianya lebih tua dari kakek buyutmu.

Dikutip dari IDN NEWS "Dali" artinya susu, "Horbo" artinya kerbau. Sederhana, tapi di balik nama itu tersimpan tradisi yang sudah diwariskan turun-temurun oleh suku Batak.

Cara membuatnya bikin geleng – geleng kepala, tidak ada rennet impor, tidak ada kultur bakterimahal. Susu kerbau segar dimasak perlahan dengan api kecil sampai menggumpal secara alami sepenuhnya mengandalkan pengetahuan leluhur soal suhu dan waktu. Hasilnya adalah padatan susu yang padat tapi lembut, mirip keju muda atau tahu susu premium.Karena diproses secara alami, Dali Ni Horbo juga kaya gizi, protein tinggi, kalsium, dan lemakbaik dari susu kerbau yang kandungannya lebih pekat dari susu sapi biasa.

Dali Ni Horbo bisa langsung dimakan begitu saja. Tapi kalau mau pengalaman penuh, sajikan dengan bumbu arsik khas Batak campuran andaliman, jahe, kunyit, cabai, bawang merah, dan bawang putih. Kombinasi ini pasti menggugah selera.

Tidak perlu nasi pun sebenarnya. Dali Ni Horbo sudah berdiri sendiri sebagai hidangan yang utuh persis seperti yang disajikan leluhur Batak sejak dulu.

Kamu tidak perlu jauh-jauh masuk hutan adat untuk merasakannya. Dali Ni Horbo tersebar di pasar-pasar tradisional dan warung makan di sekitar kawasan Danau Toba terutama di Parapat, Tarutung, Balige, Porsea, dan Pulau Samosir. Kalau lagi road trip keliling Sumatra Utara, kuliner ini wajib jadi dicoba.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....