Sushi dan Gimbap, Mirip namun Berbeda
- 04 Apr 2026 14:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Kedekatan geografis antara Korea Selatan dan Jepang membuat kedua negara ini memiliki sejumlah kemiripan dalam kuliner. Salah satunya adalah gimbap, hidangan khas Korea yang sekilas tampak serupa dengan sushi. Namun di balik kemiripan tampilannya, kedua makanan ini memiliki karakter yang berbeda.
Mengutip japanesestation.com, gimbap merupakan makanan berbahan dasar nasi putih yang digulung menggunakan lembaran rumput laut kering atau gim, yang dalam istilah Jepang dikenal sebagai nori. Setelah digulung, gimbap dipotong kecil-kecil agar mudah disantap. Isinya pun beragam, mulai dari telur, daging sapi, fish cake, hingga sayuran seperti bayam, wortel, mentimun, dan acar lobak.
Perbedaan utama antara sushi dan gimbap terletak pada pengolahan nasinya. Sushi menggunakan campuran cuka beras yang menghasilkan rasa asam manis, sementara gimbap dibumbui minyak wijen dan garam sehingga lebih gurih. Dari segi isian, sushi kerap menggunakan bahan mentah seperti ikan segar atau seafood, sedangkan gimbap umumnya berisi bahan yang telah dimasak.
Cara penyajiannya pun berbeda. Sushi biasanya disajikan dengan pelengkap seperti wasabi, kecap asin, dan acar jahe. Sebaliknya, gimbap cenderung disantap langsung tanpa tambahan saus karena rasanya sudah cukup kuat dari bumbu dan isiannya.
Dalam hal fungsi, sushi sering dianggap sebagai hidangan restoran atau makanan spesial, meskipun kini semakin mudah ditemukan. Sementara itu, gimbap lebih identik sebagai makanan praktis yang sering dijadikan bekal atau dinikmati saat piknik di Korea.
Dari sisi sejarah, gimbap tidak lepas dari pengaruh sushi gulung yang masuk ke Korea pada masa penjajahan Jepang. Namun, seiring waktu, gimbap berkembang dengan ciri khas tersendiri.
Selain penggunaan minyak wijen pada nasi, ukuran gimbap juga cenderung lebih besar dan padat dibandingkan sushi gulung yang populer di Indonesia. Kehadiran bahan seperti acar juga memberikan sensasi rasa segar yang khas.
Gimbap pun hadir dalam berbagai variasi, seperti samgak gimbap berbentuk segitiga yang banyak dijual di minimarket di Korea Selatan, hingga chungmu gimbap yang disajikan tanpa isian dan dilengkapi lauk seperti gurita kecil berbumbu pedas serta kimchi lobak.
Dengan berbagai perbedaan tersebut, meskipun tampak mirip secara visual, gimbap dan sushi tetap memiliki identitas rasa dan budaya yang berbeda sesuai dengan negara asalnya masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....