Asal Muasal dan Keistimewaan Ombus-ombus, Kue Khas Batak

  • 09 Mar 2025 21:26 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan : Ombus-ombus merupakan kue tradisional khas suku Batak. Kue ini terbuat dari tepung beras atau ketan, kelapa parut, dan gula merah. Makanan yang sudah lama menjadi bagian dari budaya Batak ini sangat enak disajikan bersama kopi atau teh hangat. Rasanya legit, teksturnya lembut, dan sedikit gurih.

Dilansir dari Journal of Research in Humanities and Social Science tentang "Ombus-ombus: Makanan Tradisional dari Batak", ombus-ombus pertama kali dibuat oleh Musik Sihombing pada 1940. Saat itu, pergerakan ekonomi masyarakat di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, meningkat karena adanya aktivitas perdagangan.

Dalam bahasa Batak, ombus-ombus berarti 'tiup-tiup'. Pemberian nama tersebut dikarenakan ombus-ombus lebih nikmat jika disantap saat masih panas. Ombus-ombus No 1, yang berada di dekat terminal Siborong-borong, sudah berdiri sejak tahun 1970-an.

Dahulu, masyarakat Batak Tapanuli mengatakan bahwa ombus-ombus dibuat sebagai ucapan syukur atas hasil panen padi. Selain itu, ombus-ombus juga mulai disajikan dalam upacara adat masyarakat Batak, seperti acara pernikahan dan acara kematian.

Ombus-ombus tidak hanya digemari oleh masyarakat Batak Toba, tetapi juga oleh wisatawan yang berkunjung ke Sumatera Utara. Banyak yang tertarik untuk mencicipi dan mempelajari cara pembuatannya. Kudapan manis ini menjadi salah satu daya tarik kuliner daerah yang mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan cita rasanya yang khas dan proses pembuatannya yang sarat akan nilai-nilai tradisional, ombus-ombus tetap menjadi bagian penting dari identitas kuliner Khas Suku Batak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....