Dampak Negatif Smartphone pada Perkembangan Anak
- 24 Jun 2024 23:58 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Anak-anak sekarang ini semakin sering terpaku pada layar smartphone. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat berdampak negatif pada perkembangan anak.
Direktur Minauli Consulting, Dra. Irna Minauli, M. Si, Psikolog mengatakan, idealnya, anak usia dibawah dua tahun sangat dianjurkan tidak menggunakan telepon seluler sama sekali. Beranjak dua hingga lima tahun, penggunaan handphone sudah diperbolehkan namun dengan waktu yang singkat sekitar 30 menit saja.
Irna menjelaskan, beranjak usia enam hingga 12 tahun, durasi anak bermain handphone boleh bertambah namun maksimal hanya dua jam.
“Katakanlah SMA, mau nggak mau harus berinteraksi dengan handphone misalnya dengan whatsapp dan sebagainya. Maksimal kita sendiri pun sebetulnya tidak boleh lebih dari tiga jam,” ujarnya Senin (24/6/2024).
Ia mengungkapkan, kecanduan terhadap handphone tidak cuma disebabkan bermain game, aktif di media sosial serta kebiasaan berbelanja online turut mengakibatkan seseorang sulit menahan diri dari penggunaan telepon seluler.
“Kalau kita sudah lebih dari tiga jam itu sudah ada indikasi kecanduan atau ketergantungan pada handphone,” ucap Irna.
Irna menyebutkan berdasarkan penelitian, anak-anak yang dalam masa belajarnya menggunakan handphone saat ini justru hanya 10 persen saja memanfaatkan gadget tersebut untuk googling materi yang sedang dipelajari. Akibatnya, anak akan cenderung suka menunda-nunda pekerjaan.
"Kurang lebih sama seperti mengonsumsi narkoba, anak yang kecanduan menggunakan telepon seluler juga terbukti mengalami penurunan terhadap angka IQ hingga 10 poin. Apalagi jika konten yang diakses anak mengandung unsur pornografi yang notabene terbukti dapat merusak fungsi otaknya," ungkap Irna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....