Lagi Stres dan Badan Pegal? Coba Gerakan Yoga Simpel Ini
- 30 Sep 2026 01:07 WIB
- Medan
RRI.CO.Id, Medan - Seharian duduk di depan komputer, bekerja dari rumah, atau terlalu lama menatap layar bisa membuat punggung dan pinggang terasa kaku. Salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh kembali rileks adalah melakukan child pose, gerakan yoga yang dikenal juga sebagai balasana.
Dikutip dari Alodokter, child pose merupakan salah satu resting pose atau pose istirahat dalam yoga. Gerakannya relatif sederhana dan dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh, sehingga dapat menjadi pilihan bagi pemula yang ingin melakukan peregangan ringan di rumah.
Pose ini dilakukan dengan posisi berlutut kemudian tubuh perlahan dicondongkan ke depan hingga dahi mendekati atau menyentuh matras. Kedua tangan dapat direntangkan ke depan atau diletakkan di samping tubuh, sesuai posisi yang paling nyaman.
Bukan Sekadar Peregangan
Child pose membantu memberikan peregangan ringan pada sejumlah bagian tubuh, seperti punggung, pinggang, bahu, pinggul, dan paha. Gerakan ini bisa terasa nyaman terutama setelah tubuh berada dalam posisi yang sama dalam waktu lama.
Selain membantu menjaga fleksibilitas, posisi tersebut juga dapat meningkatkan kesadaran terhadap postur tubuh. Namun, child pose bukan merupakan pengobatan untuk kelainan postur atau gangguan tulang belakang.
Menariknya, manfaat child pose juga berkaitan dengan relaksasi. Saat berada dalam posisi tersebut, seseorang dapat berfokus pada tarikan dan hembusan napas secara perlahan. Hal ini dapat membantu tubuh dan pikiran terasa lebih tenang ketika sedang lelah atau tegang.
Bisa Jadi Pendinginan Setelah Olahraga
Child pose juga dapat dimasukkan ke dalam rangkaian peregangan setelah berolahraga. Peregangan ringan membantu tubuh beralih dari aktivitas fisik menuju kondisi yang lebih rileks, terutama ketika otot punggung, pinggul, dan paha terasa tegang.
Alodokter juga menyebutkan, pose ini dapat digunakan untuk melatih kesadaran terhadap pola pernapasan. Meski begitu, child pose tidak terbukti secara khusus meningkatkan kapasitas paru-paru.
Untuk pemula, gerakan dapat dilakukan sekitar 30 detik hingga dua menit dengan napas tetap stabil. Kuncinya bukan seberapa jauh tubuh bisa membungkuk, tetapi bagaimana tubuh mendapatkan peregangan yang nyaman tanpa menimbulkan rasa sakit.
Jika muncul nyeri, pusing, atau rasa tidak nyaman, segera hentikan gerakan. Bagi yang memiliki cedera atau keluhan pada lutut, pinggul, pergelangan kaki, punggung, maupun persendian, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau instruktur yoga berpengalaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....