Hadapi Kabut Asap, Dokter Ingatkan Tak Semua Masker Bisa Menyaring PM2,5
- 31 Agt 2026 13:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Saat udara mulai dipenuhi kabut dan bau asap, memakai masker menjadi salah satu langkah yang dilakukan masyarakat. Namun, pilihan masker ternyata tidak boleh sembarangan jika tujuannya untuk mengurangi paparan partikel berbahaya dari kebakaran hutan.
Dokter Spesialis Paru, dr. R.A. Henny Anggriani, M.Ked(Paru), Sp.P., mengatakan masyarakat perlu memilih alat pelindung diri yang mampu menyaring partikel berukuran kecil. Hal ini penting karena PM2,5 yang terdapat dalam asap dapat mencapai bagian terdalam saluran pernapasan.
“Masker tidak boleh sembarang, tidak semua masker bisa menghalau zat partikulat,” ujar dr. Henny.
Ia menjelaskan masker yang dirancang untuk menyaring partikel kecil, seperti N95, menjadi salah satu pilihan yang direkomendasikan. Sementara itu, masker kain tidak memberikan perlindungan yang memadai terhadap partikel-partikel kecil tersebut.
“Masker kain tidak direkomendasikan,” kata dr. Henny.
Perlindungan dari kabut asap juga tidak berhenti pada penggunaan masker. Masyarakat dapat menutup pintu dan jendela, mengatur AC agar menggunakan sirkulasi udara dalam ruangan, menggunakan HEPA filter jika tersedia, serta menunda kegiatan di luar rumah. Langkah sederhana tersebut ditujukan untuk mengurangi sebanyak mungkin udara luar yang tercemar masuk ke dalam rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....