Bahaya Membiarkan Susu Anak di Suhu Ruang Terlalu Lama
- 30 Agt 2026 12:20 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Menyiapkan segelas susu merupakan rutinitas harian yang hampir selalu ada di setiap rumah tangga dengan anak usia tumbuh kembang. Namun, banyak orang tua tanpa sadar sering membiarkan susu yang telah diseduh atau dibuka berdiri terlalu lama di meja sebelum akhirnya diminum oleh sang buah hati. Kebiasaan menunda konsumsi susu ini ternyata menyimpan risiko yang tidak boleh diabaikan, baik dari segi penurunan kualitas nutrisi maupun potensi kontaminasi bakteri.
Para ahli kesehatan anak menekankan pentingnya menyajikan dan memberikan susu dalam kondisi segar. Ketika susu cair atau susu bubuk yang sudah diseduh dibiarkan pada suhu ruang, zat-zat gizi penting di dalamnya mulai mengalami degradasi. Protein, vitamin, dan mineral yang seharusnya diserap optimal oleh tubuh anak dapat berkurang kualitasnya seiring berjalannya waktu, sehingga manfaat tumbuh kembang yang diharapkan menjadi tidak maksimal.
Selain penurunan kadar nutrisi, ancaman terbesar dari menunda konsumsi susu adalah perkembangbiakan mikroorganisme secara cepat. Suhu ruangan menyediakan lingkungan yang sangat ideal bagi bakteri patogen untuk tumbuh subur pada cairan kaya gizi seperti susu. Jika susu dibiarkan terbuka hingga berjam-jam, risiko anak mengalami gangguan pencernaan, seperti diare atau sakit perut, akan meningkat secara signifikan.
Mengenai fenomena ini, pakar kesehatan anak dan nutrisi dari Johns Hopkins Children's Center, Dr. Megan Jones, M.D., memberikan penjelasannya. "Susu adalah media yang sangat kaya nutrisi, tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi mikroorganisme. Ketika susu yang sudah diseduh dibiarkan berada di luar pendingin lebih dari dua jam, jumlah bakteri dapat berlipat ganda dengan sangat cepat. Oleh karena itu, susu harus segera diminum setelah disiapkan untuk memastikan anak mendapatkan manfaat nutrisi utuh sekaligus terhindar dari risiko infeksi pencernaan," ungkap Dr. Jones.
Para dokter spesialis anak menyarankan aturan praktis yang mudah diterapkan di rumah: aturan dua jam. Jika susu belum dihabiskan dalam kurun waktu dua jam setelah disajikan pada suhu ruang—atau satu jam jika berada di area yang hangat—sisa susu tersebut sebaiknya tidak disimpan untuk diminum nanti, melainkan harus segera dibuang. Mengajarkan anak untuk menghabiskan susunya dalam satu waktu juga membantu membangun kebiasaan makan yang lebih terstruktur.
Langkah pencegahan sederhana ini sangat menentukan efektivitas asupan gizi harian harian anak. Dengan memastikan susu selalu diminum sesaat setelah dibuat, para orang tua dapat menjamin bahwa nutrisi penting seperti kalsium dan vitamin D benar-benar masuk ke tubuh anak secara optimal. Segera menghabiskan susu yang telah disiapkan adalah investasi kecil dalam menjaga kualitas gizi dan kesehatan pencernaan buah hati tercinta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....