Mengenal Hipnoterapi, Terapi Relaksasi yang Bantu Fokus

  • 28 Agt 2026 10:52 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Hipnoterapi masih sering dipahami masyarakat sebagai metode yang membuat seseorang tertidur atau kehilangan kendali atas dirinya. Padahal, hipnoterapi dijelaskan sebagai terapi yang menggunakan metode hipnosis untuk membantu seseorang berada dalam kondisi lebih rileks dan fokus.

dr. Ramlan Zulhari Pulungan, CHt, CT.NNLP, menjelaskan, seseorang yang menjalani hipnoterapi pada dasarnya tetap dalam keadaan sadar.

“Kliennya itu sadar, bisa mendengar dan bisa juga mengontrol. Dia mau menyampaikan atau enggak,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi rileks dalam hipnoterapi membantu seseorang merasa lebih nyaman sehingga dapat lebih fokus ketika menyampaikan hal-hal yang menjadi persoalan. Karena itu, hipnoterapi tidak bertujuan membuat pasien mengikuti seluruh perkataan terapis tanpa kendali.

dr. Ramlan juga menjelaskan menutup mata saat proses terapi bukan berarti seseorang sedang tidur. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi distraksi dari lingkungan sekitar.

“Tujuan tutup mata itu sebenarnya adalah untuk menghindari distraksi,” kata dr. Ramlan.

Ia membedakan hipnosis dengan hipnoterapi. Hipnosis merupakan metode yang digunakan untuk membantu seseorang mencapai kondisi rileks dan fokus, sementara hipnoterapi merupakan penggunaan metode tersebut dalam proses terapi dengan tujuan perbaikan.

Pemahaman yang tepat mengenai hipnoterapi penting agar masyarakat tidak mudah mengaitkannya dengan anggapan bahwa seseorang dapat kehilangan kesadaran atau kendali sepenuhnya. Terapi tetap perlu dilakukan secara tepat dan oleh tenaga yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....