Mengapa Sering Mimpi tentang Pekerjaan? Ini Penjelasan Psikolog
- 30 Jul 2026 21:34 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pernah terbangun karena bermimpi sedang menghadiri rapat, dikejar tenggat waktu, atau kembali mengerjakan tugas kantor? Kondisi tersebut ternyata bukan sekadar bunga tidur. Psikolog menjelaskan, mimpi tentang pekerjaan merupakan salah satu cara otak memproses tekanan, emosi, dan pengalaman yang dialami seseorang sepanjang hari, terutama ketika beban kerja sedang meningkat.
Dikutip dari IDN News, psikolog dan sejumlah peneliti tidur menjelaskan bahwa mimpi yang berkaitan dengan pekerjaan merupakan bagian dari proses alami otak dalam mengolah informasi selama tidur. Aktivitas ini banyak terjadi saat seseorang memasuki fase Rapid Eye Movement (REM), yaitu fase tidur ketika otak bekerja aktif memproses memori, emosi, dan pengalaman sehari-hari.
Otak Tetap Bekerja Saat Tubuh Beristirahat
Psikolog klinis Dr. Julie Gurner menjelaskan bahwa mimpi merupakan cara otak menyusun berbagai pengalaman, memori, hingga kekhawatiran yang dialami seseorang. Ketika pekerjaan menyita sebagian besar waktu dan pikiran, otak akan terus memproses informasi tersebut saat tidur. Psikolog klinis dan okupasional Elsa Andron menambahkan bahwa mimpi tentang pekerjaan lebih sering muncul ketika seseorang sedang menghadapi tekanan, kelelahan, atau kecemasan terhadap tanggung jawab profesional yang sedang dijalani.
Fase REM Berperan Mengelola Emosi
Penelitian yang dipublikasikan dalam Annual Review of Clinical Psychology menunjukkan bahwa fase Rapid Eye Movement (REM) memiliki peran penting dalam mengolah emosi dan memperkuat memori. Pada fase ini, otak mengurangi beban emosional dari pengalaman sehari-hari tanpa menghapus ingatan tersebut. Itulah sebabnya tekanan di tempat kerja, seperti tenggat waktu atau target yang belum tercapai, kerap muncul kembali dalam mimpi.
Mengapa Pekerjaan Mudah Terbawa ke Alam Bawah Sadar?
Menurut psikolog mimpi Ian Wallace, pekerjaan bagi banyak orang telah menjadi bagian dari identitas diri, bukan sekadar sumber penghasilan. Keberhasilan, kegagalan, hubungan dengan rekan kerja, hingga pencapaian karier dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang. Karena memiliki keterikatan emosional yang kuat, pengalaman di tempat kerja lebih mudah diproses kembali oleh otak saat tidur dibandingkan aktivitas lain.
Mimpi tentang Pekerjaan Tidak Selalu Bermakna Buruk
Meski sering dianggap mengganggu, mimpi tentang pekerjaan tidak selalu menjadi pertanda negatif. Para ahli menilai mimpi merupakan mekanisme alami otak untuk mengolah informasi, mengurangi tekanan emosional, sekaligus membantu seseorang beradaptasi dengan tantangan yang sedang dihadapi. Selama tidak terjadi terus-menerus hingga mengganggu kualitas tidur, mimpi tentang pekerjaan masih tergolong respons yang normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....