Tim Pembina Posyandu Kabupaten Karo Gelar Bimbingan Teknis Bidang Kesehatan
- 07 Jul 2026 19:26 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Karo - Pemerintah Kabupaten Karo melalui dinas kesehatan menyelenggarakan pertemuan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu dalam pengelolaan Pos Pelayanan Terpadu bidang kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Immanuel, mengatakan Kementerian Kesehatan saat ini tengah gencar melakukan integrasi dan revitalisasi pelayanan kesehatan primer. Langkah ini berfokus pada penguatan upaya promotif dan preventif dengan mendekatkan pelayanan langsung ke tingkat desa atau kelurahan.
"Posyandu merupakan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/LKK) sebagai wadah partisipasi masyarakat yang bertugas membantu kepala desa/lurah dalam peningkatan pelayanan kesehatan dasar, demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ujar Immanuel, pada kegiatan di Berastagi, Senin 6 Juli 2026.
Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Karo, Roswitha Antonius Ginting memaparkan transformasi ini mewajibkan Posyandu untuk mendukung ketercapaian urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Adapun 6 Bidang SPM yang kini diintegrasikan ke dalam pelayanan Posyandu meliputI, bidang pendidikan dengan mendukung layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pengelolaan perpustakaan desa, serta penguatan literasi digital.
Kemudian bidang kesehatan dengan melayani siklus hidup mulai dari ibu hamil, bayi, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia, termasuk penjangkauan akses imunisasi dan pemantauan kepatuhan pengobatan penyakit kronis. Selain itu, bidang pekerjaan umum dengan mengedukasi pemenuhan air bersih, pengelolaan limbah domestik, serta pemeliharaan infrastruktur air pedesaan, bidang perumahan rakyat dengan membantu identifikasi rumah tidak layak huni dan edukasi pemanfaatan pekarangan untuk budi daya pangan lokal.
Selanjutnya, bidang ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) yakni berperan dalam kesiapsiagaan bencana, rehabilitasi trauma pascabencana, serta deteksi dini keamanan lingkungan. Dan bidang sosial dengan memfasilitasi pendataan fakir miskin untuk bantuan sosial serta mengedukasi kesetaraan gender dan inklusi sosial.
"Posyandu kini tidak lagi sekadar menjadi tempat penimbangan balita atau pemeriksaan ibu hamil. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, lembaga ini resmi bertransformasi menjadi subjek pembangunan desa yang melayani 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ucap Roswitha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....