Kacamata Terapi: Jenis, Fungsi, dan Efektivitasnya dalam Membantu Penglihatan
- 25 Jun 2026 22:25 WIB
- Medan
Kacamata Terapi, Kenali Jenis dan Efektivitasnya untuk Membantu Penglihatan
RRI.CO.ID, Medan - Kacamata terapi kerap menjadi salah satu pilihan untuk membantu meningkatkan kualitas penglihatan. Namun, efektivitasnya masih menjadi perdebatan di kalangan medis karena tidak semua klaim manfaat yang beredar telah didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Dikutip dari Alodokter, kacamata terapi merupakan jenis kacamata yang dirancang untuk membantu memperbaiki fungsi penglihatan sesuai dengan kondisi mata tertentu, sehingga penggunaannya tetap disarankan berdasarkan rekomendasi dokter spesialis mata agar sesuai dengan gangguan yang dialami.
Secara umum, kacamata terapi terbagi dalam beberapa jenis, di antaranya pinhole glasses dan orthoptic glasses, yang masing-masing memiliki fungsi serta tujuan penggunaan berbeda tergantung pada kondisi penglihatan yang ingin dibantu.
Pinhole Glasses
Pinhole glasses merupakan kacamata terapi yang dirancang untuk membantu penderita rabun jauh, rabun dekat, maupun astigmatisme. Kacamata ini memiliki lensa yang ditutupi lembaran berwarna gelap dengan banyak lubang kecil menyerupai lubang jarum.
Lubang-lubang tersebut berfungsi membatasi cahaya yang masuk ke mata sehingga cahaya dapat lebih terfokus dan jatuh tepat pada retina. Dengan cara ini, penglihatan dapat terlihat lebih jelas pada beberapa kondisi tertentu.
Selain digunakan pada gangguan refraksi, pinhole glasses juga disebut dapat membantu penderita katarak, distorsi kornea, dan aniridia. Aniridia merupakan kelainan bawaan ketika iris mata tidak berkembang secara sempurna atau bahkan tidak terbentuk sama sekali. Kondisi ini dapat menyebabkan sensitivitas terhadap cahaya serta menurunkan ketajaman penglihatan.
Pada penderita aniridia, pinhole glasses dapat membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke mata sehingga penglihatan menjadi lebih nyaman. Namun demikian, manfaat pinhole glasses sebagai terapi penglihatan masih diperdebatkan. Hingga kini, efektivitasnya belum dapat dibuktikan secara ilmiah secara konsisten.
Selain itu, penggunaan pinhole glasses juga memiliki sejumlah keterbatasan. Kacamata ini dapat mempersempit lapang pandang dan membuat penglihatan tampak lebih gelap sehingga tidak disarankan digunakan saat mengemudi atau mengoperasikan mesin. Penggunaannya untuk membaca dalam waktu lama juga tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan mata lebih cepat lelah.
Dalam praktik medis, pinhole glasses lebih sering dimanfaatkan oleh dokter mata sebagai alat bantu pemeriksaan atau diagnosis dibandingkan sebagai metode pengobatan.
Orthoptic Glasses
Jenis kacamata terapi lainnya adalah orthoptic glasses. Kacamata ini digunakan untuk membantu mengontrol koordinasi dan pergerakan bola mata dengan tujuan meningkatkan fungsi penglihatan.
Menurut Alodokter, orthoptic glasses kerap digunakan dalam penanganan sejumlah gangguan penglihatan, seperti penglihatan yang tidak fokus, ambliopia atau mata malas, mata juling, penglihatan ganda, hingga gangguan gerakan bola mata pada anak-anak. Kacamata ini juga dapat digunakan pada penderita gangguan binokular, yaitu kondisi ketika kedua mata tidak dapat bekerja secara optimal secara bersamaan.
Meski demikian, seperti halnya pinhole glasses, efektivitas orthoptic glasses juga masih menjadi perdebatan. Sejumlah dokter spesialis mata merekomendasikan penggunaannya pada kondisi tertentu, sementara sebagian lainnya menilai bukti klinis yang mendukung manfaat kacamata ini masih terbatas.
Karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak menggunakan kacamata terapi secara sembarangan. Konsultasi dengan dokter spesialis mata tetap diperlukan agar penanganan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....