Sumut Siapkan Rumah Sakit Internasional, PT Dhirga Surya-Murni Teguh Teken MoU
- 19 Jun 2026 18:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui PT Dhirga Surya Sumatera Utara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Murni Sadar Tbk (RS Murni Teguh), terkait rencana pembangunan dan operasional rumah sakit bertaraf internasional di Sumut. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global, sekaligus mengurangi kebutuhan masyarakat berobat ke luar negeri.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama PT Dhirga Surya Ari Wibowo, dan Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk (RS Murni Teguh) Mutiara, disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, serta Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy. Kegiatan berlangsung di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat 19 Juni 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung, menyampaikan MoU tersebut merupakan pernyataan niat bersama untuk mewujudkan visi pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di Sumatera Utara.
“Nota kesepahaman ini berlaku selama enam bulan sebagai tahap awal menuju perjanjian kerja sama (PKS). Karena itu, diperlukan keseriusan seluruh pihak untuk menyusun peta jalan yang jelas hingga terwujudnya kerja sama yang konkret,” ujarnya.
Menurut Basarin, gagasan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional tersebut telah melalui berbagai kajian dan pembahasan yang cukup panjang. Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu menangkap potensi pasar layanan kesehatan yang selama ini banyak dimanfaatkan negara tetangga.
“Setiap hari enam sampai sembilan penerbangan dari Sumatera Utara ke negara tetangga untuk tujuan pemeriksaan kesehatan maupun pengobatan. Kenapa pasar ini tidak kita kelola sendiri, sehingga uang masyarakat tidak mengalir ke luar negeri," ujarnya.
Dikatakan Basarin, potensi ini perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi keluar negeri untuk mendapatkan pelayanan yang setara.
Basarin juga menjelaskan bahwa Pemprov Sumut terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui berbagai simposium dan seminar. Pemprov juga memberikan kemudahan dalam pengadaan peralatan kesehatan, termasuk melalui skema kerja sama operasional (KSO).
“Mudah-mudahan dalam waktu enam bulan ini MoU tidak diperpanjang, namun bisa ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS). Dan ini menjadi konsen juga Bapak Gubernur untuk menghadirkan rumah sakit kelas internasional di Sumut,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Dhirga Surya Sumatera Utara Ari Wibowo menyampaikan kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi sekitar 15 juta masyarakat Sumatera Utara.
“Harapan kami, dalam enam bulan ke depan seluruh persyaratan, kajian, dan administrasi yang diperlukan dapat diselesaikan. Sehingga dapat segera ditingkatkan menjadi Perjanjian Kerja Sama,” ujarnya.
Menurutnya, PT Dhirga Surya siap menjalin komunikasi dan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, guna mempercepat realisasi pembangunan rumah sakit tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk Mutiara, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional tersebut. Apalagi tujuan utama kerja sama ini adalah meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Sumatera Utara.
"Kami berharap dalam waktu enam bulan seluruh tahapan perencanaan dapat diwujudkan dan dilanjutkan ke tahap kerja sama yang lebih konkret,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....