Udah Capek tapi Gak Bisa Tidur? Ini Bukan Sekadar Begadang

  • 26 Apr 2026 16:25 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Badan capek, mata berat, tapi pikiran tetap aktif sampai larut malam. Kalau kondisi ini sering terjadi, bisa jadi itu bukan sekadar kurang tidur, melainkan tanda insomnia. Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat seseorang sulit terlelap, sering terbangun di malam hari, atau bangun dalam kondisi tidak segar. Masalah ini kerap dianggap sepele, padahal dampaknya bisa mengganggu aktivitas harian.

Menurut studi dalam Journal of Clinical Sleep Medicine, insomnia dikategorikan sebagai gangguan jika terjadi setidaknya tiga kali dalam seminggu selama lebih dari satu bulan dan berdampak pada aktivitas di siang hari.

Dipicu Kebiasaan Sehari-hari

Banyak orang tidak menyadari bahwa pola hidup yang tampak sederhana justru menjadi pemicu utama insomnia.

Beberapa di antaranya:

  • Paparan cahaya biru dari gadget sebelum tidur
  • Jadwal tidur yang tidak teratur
  • Stres dan overthinking
  • Konsumsi kafein atau alkohol di malam hari

Kondisi ini berkaitan dengan hormon melatonin yang berfungsi mengatur siklus tidur. Ketika produksinya terganggu, tubuh kehilangan sinyal alami untuk beristirahat. Mengutip Halodoc, “melatonin adalah hormon alami yang membantu mengatur siklus tidur. Ketika kadarnya rendah, tubuh tidak mendapat sinyal kuat untuk tidur sehingga tetap terjaga meski sudah lelah.”

Tanda-Tanda yang Sering Diabaikan

Insomnia sering datang tanpa disadari, beberapa gejala yang umum terjadi antara lain:

  • Sulit mengantuk meski tubuh lelah
  • Sering terbangun di tengah malam
  • Bangun pagi tanpa rasa segar
  • Sulit fokus dan mudah emosional
  • Tidak bisa tidur siang meski mengantuk

Kondisi ini tidak selalu terlihat, tapi perlahan memengaruhi performa harian. Sekitar 30 persen orang dewasa pernah mengalami gejala insomnia. namun, hanya sebagian kecil yang benar-benar menyadari dan mencari penanganan. kelompok yang lebih rentan meliputi perempuan, usia lanjut, serta individu dengan gangguan kecemasan atau depresi. Insomnia bukan hanya soal durasi tidur tapi juga kualitas istirahat Saat kualitas tidur menurun, dampaknya bisa menjalar ke kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....