Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Fakta yang Bikin Kaget

  • 26 Apr 2026 16:01 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Ikan sapu-sapu yang selama ini dikenal cuma “tukang bersih-bersih” akuarium, ternyata punya nilai gizi tinggi dan berpotensi jadi sumber pangan. Tapi, jangan buru-buru konsumsi ikan ini hanya aman dimakan jika berasal dari perairan yang benar-benar bersih.

Di kalangan penghobi akuarium, ikan bernama latin Pterygoplichthys ini memang jadi andalan untuk menjaga kebersihan. Kemampuannya memakan alga, lumut, hingga sisa pakan bikin akuarium tetap jernih tanpa banyak effort. Namun di balik fungsi itu, ikan sapu-sapu mulai dilirik karena kandungan nutrisinya yang cukup lengkap.

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai pembersih alami karena kemampuannya :

  • Mengontrol pertumbuhan alga dan lumut yang menempel di kaca dan dekorasi
  • Menghabiskan sisa pakan yang mengendap di dasar akuarium
  • Membantu menjaga kualitas air tetap stabil
  • Membuat tampilan akuarium lebih estetik dan jernih

Di luar perannya sebagai pembersih, ikan ini juga punya potensi sebagai sumber protein. Kandungan gizinya bahkan cukup kompetitif :

  • Protein tinggi (±15,20%) → penting untuk pembentukan otot dan regenerasi sel
  • Kalsium & fosfor → bantu menjaga kekuatan tulang dan gigi
  • Omega-3 & omega-6 → baik untuk kesehatan jantung dan fungsi otak
  • Vitamin B kompleks → bantu metabolisme dan produksi energi
  • Zat besi → mendukung pembentukan sel darah merah

Mengutip dari Halodoc, protein dan asam lemak esensial dari ikan berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh, termasuk meningkatkan energi serta mendukung kesehatan jantung dan otak.

Di beberapa daerah, ikan sapu-sapu bahkan mulai diolah jadi produk pangan seperti :

  • Siomay ikan
  • Bakso ikan
  • Olahan berbasis protein lainnya

Selain itu, jenis tertentu juga tetap punya nilai jual tinggi sebagai ikan hias.

Ikan sapu-sapu punya kemampuan menyerap zat dari lingkungan tempat hidupnya. Kalau dia hidup di air tercemar, otomatis tubuhnya bisa mengandung logam berat seperti merkuri, timbal, atau kadmium.

Efeknya gak main-main:

  • Kerusakan organ
  • Gangguan saraf
  • Risiko kesehatan jangka panjang

Makanya, konsumsi ikan ini gak bisa asal ambil dari sungai atau got , Pastikan:

  • Berasal dari budidaya atau perairan bersih
  • Jelas sumbernya
  • Tidak dari lingkungan tercemar limbah

Kalau asal konsumsi tanpa tahu asal-usulnya, justru lebih banyak mudarat daripada manfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....