Pemko Medan Benahi RSUD Pirngadi, Fokus Layanan dan SDM

  • 01 Apr 2026 23:44 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmen untuk mengembalikan kejayaan RSUD dr Pirngadi Medan sebagai pusat pelayanan kesehatan utama di Kota Medan. Dalam upaya tersebut, Zakiyuddin menekankan pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Pirngadi.

Hal ini disampaikan Zakiyuddin Harahap dalam acara Silaturahmi dan Sosialisasi Penguatan Kinerja Pelayanan RSUD dr. Pirngadi . Kegiatan dihadiri oleh jajaran direksi, dokter spesialis, dan tenaga medis di ruang rapat II, RSUD dr Pirngadi, Rabu 1 April 2026

Zakiyuddin menjelaskan peran dokter dan tenaga medis merupakan ujung tombak dalam sistem pelayanan kesehatan. Menurutnya, keberadaan fasilitas dan infrastruktur yang baik tidak akan optimal tanpa didukung oleh kualitas pelayanan dari tenaga medis.

“Tanpa dokter, sehebat apa pun rumah sakit tidak akan berarti. Kunci utama pelayanan kesehatan itu ada pada dokter, baik dokter umum maupun dokter spesialis,” katanya.

Ia menekankan sektor kesehatan menjadi salah satu indikator utama kemajuan suatu daerah. Oleh karena itu, Pemko Medan berkomitmen untuk terus memperkuat layanan kesehatan, termasuk melalui peningkatan fasilitas dan sumber daya manusia di RSUD dr Pirngadi.

Zakiyuddin menyebut dalam beberapa tahun terakhir, RS Pirngadi menghadapi tantangan, terutama sejak diberlakukannya sistem BPJS Kesehatan yang memungkinkan masyarakat berobat ke berbagai rumah sakit, termasuk swasta. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya daya saing rumah sakit pemerintah.

Meski demikian, menurut Zakiyuddin, Pemko Medan terus melakukan berbagai upaya pembenahan. Salah satunya adalah rencana pembangunan gedung baru RSUD dr Pirngadi dengan dukungan pemerintah pusat, serta peningkatan sarana dan prasarana medis.

"Saya sudah mengurus ini ke pusat, bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan dan Menteri PU. Insyaallah disetujui anggaran sekitar Rp600 miliar untuk membangun gedung baru. Saya meminta pusat yang membangun langsung agar hasilnya lebih rapi, bagus, dan berkualitas tanpa kendala teknis di masa depan," ujarnya.

Selain rumah sakit, Zakiyuddin juga menyampaikan tahun ini Pemko Medan akan merenovasi 41 Puskesmas di seluruh pelosok kecamatan. Renovasi ini untuk memperkuat pelayanan kesehatan dari tingkat dasar.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan rumah sakit. Dua hal ini menurutnya menjadi kunci utama dalam menarik kembali minat masyarakat.

“Pelayanan dan kebersihan adalah kunci. Gedung bagus saja tidak cukup kalau pelayanannya tidak baik,” ucapnya.

Selain itu, Zakiyuddin turut mengajak seluruh dokter, khususnya dokter spesialis, untuk berperan aktif dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi berobat ke luar negeri, seperti ke Malaysia.

Ia menuturkan fenomena masyarakat yang memilih berobat ke luar negeri menjadi tantangan serius bagi layanan kesehatan di daerah. Ia menilai dari sisi kompetensi tenaga medis, Kota Medan tidak kalah, namun masih perlu meningkatkan kepercayaan publik.

“Kita harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa berobat di Medan, khususnya di RSUD dr Pirngadi tidak kalah dengan di luar negeri. Ini tugas kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zakiyuddin berharap adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan tenaga medis dalam meningkatkan mutu layanan. Termasuk memberikan masukan terkait kebutuhan rumah sakit, baik dari sisi alat kesehatan maupun sistem pelayanan.

Melalui kegiatan ini, Pemko Medan menargetkan RSUD dr Pirngadi dapat kembali menjadi rumah sakit rujukan utama yang dipercaya masyarakat. Sekaligus mampu bersaing dengan rumah sakit swasta maupun layanan kesehatan di luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....