Salah Pilih Sepatu Lari Bisa Picu Cedera, Ini 5 Kesalahan yang Masih Sering Terjadi

  • 31 Mar 2026 00:32 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan — Tren lari kian digemari berbagai kalangan, termasuk di Kota Medan. Namun di balik meningkatnya minat tersebut, tidak sedikit pelari yang mengeluhkan kaki cepat lelah hingga mengalami cedera ringan.

Menariknya, kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh intensitas latihan, melainkan kesalahan dalam memilih sepatu lari.

Seiring tumbuhnya komunitas lari dan aktivitas olahraga di ruang publik seperti kawasan Car Free Day dan Lapangan Merdeka, pemahaman tentang pemilihan sepatu yang tepat menjadi hal penting untuk diperhatikan.

Mengutip IDN Times, terdapat sejumlah kesalahan umum yang masih kerap dilakukan saat memilih sepatu lari, yang berpotensi menghambat performa sekaligus meningkatkan risiko cedera.

1. Terlalu Fokus pada Desain

Banyak pelari memilih sepatu berdasarkan tampilan atau tren semata. Padahal, desain yang menarik belum tentu sejalan dengan kenyamanan. Sepatu yang tidak sesuai dengan bentuk kaki dan pola pijakan dapat membuat otot bekerja lebih keras dan memicu rasa tidak nyaman saat berlari.

2. Salah Menentukan Ukuran

Memilih sepatu dengan ukuran terlalu pas masih sering terjadi. Saat berlari, kaki cenderung mengalami pembesaran, sehingga dibutuhkan ruang di bagian depan sepatu. Tanpa ruang yang cukup, risiko lecet, nyeri, hingga cedera ringan dapat meningkat.

3. Mengabaikan Tipe Kaki

Setiap orang memiliki tipe kaki yang berbeda, seperti netral, overpronation, atau supination. Tanpa memahami hal ini, sepatu yang digunakan bisa tidak memberikan dukungan yang tepat. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada kaki, tetapi juga dapat memengaruhi lutut hingga pinggang.

4. Tidak Memperhatikan Berat Sepatu

Sepatu dengan bobot yang terlalu berat dapat menguras energi lebih cepat. Dalam aktivitas lari, terutama jarak menengah hingga jauh, berat sepatu berpengaruh terhadap ritme dan daya tahan tubuh. Pemilihan sepatu yang ringan namun tetap suportif menjadi pilihan yang lebih ideal.

5. Mengabaikan Sirkulasi Udara

Faktor ventilasi sering kali luput diperhatikan. Sepatu dengan sirkulasi udara yang buruk dapat membuat kaki cepat panas dan lembap. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko lecet dan masalah pada kaki.

Sejumlah praktisi olahraga menyebut, kesalahan dalam memilih sepatu menjadi salah satu penyebab umum cedera pada pelari, khususnya pemula.

Karena itu, pemilihan sepatu lari sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan tampilan, tetapi juga fungsi dan kenyamanan. Sepatu yang tepat akan membantu menjaga performa sekaligus meminimalkan risiko cedera dalam setiap langkah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....