Wali Kota Medan Tekankan Peran Apoteker dalam Edukasi Obat kepada Masyarakat

  • 26 Mar 2026 19:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya peran apoteker dalam menunjang keberhasilan perawatan pasien. Terutama melalui pemberian pemahaman yang jelas kepada masyarakat terkait penggunaan obat, termasuk manfaat dan efek sampingnya.

Menurutnya, apoteker tidak hanya berfungsi sebagai penyedia obat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses edukasi kesehatan. Kejelasan informasi yang diberikan kepada masyarakat dinilai mampu meningkatkan keamanan dan efektivitas pengobatan.

Selain itu, Rico juga menyoroti perlunya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap obat-obatan produksi dalam negeri. Ia menilai selama ini masih terdapat kecenderungan masyarakat memilih berobat ke luar negeri, seperti ke Penang, termasuk dalam hal pembelian obat.

“Ini menjadi concern kita bersama. Apakah persoalannya ada pada harga atau kepercayaan. Kalau masyarakat sudah terbiasa membeli obat di luar negeri, maka obat dalam negeri akan sulit bersaing. Di sinilah peran apoteker, termasuk dalam hal edukasi dan pendekatan yang tepat,” ujarnya saat menerima audiensi Pengurus Daerah Sumatera Utara Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) di rumah dinasnya, Kamis 26 Maret 2026.

Rico juga menyinggung pentingnya daya saing harga obat dalam negeri di tengah kompetisi global. Ia mengungkapkan adanya penawaran obat dari luar negeri dengan harga yang lebih murah, sehingga diperlukan pembahasan mendalam terkait regulasi, distribusi, serta perbandingan antara obat paten dan generik.

Di samping itu, ia menekankan pentingnya koordinasi antara apoteker dan dokter dalam pemberian obat kepada pasien. Apoteker, kata dia, memiliki peran dalam melakukan verifikasi apabila terdapat keraguan terhadap kesesuaian obat dengan kondisi pasien.

“Apoteker menjadi penentu keberhasilan perawatan. Kolaborasi dengan dokter harus diperkuat, termasuk dalam memastikan obat yang diberikan benar-benar sesuai,” katanya.

Rico berharap berbagai isu tersebut dapat menjadi pembahasan utama dalam kongres dan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Apoteker Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut akan digelar di Kota Medan.

Dalam audiensi tersebut, IAI Sumut menyampaikan rencana pelaksanaan kongres dan PIT yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Medan. Rico Waas menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Medan terhadap penyelenggaraan perhelatan nasional tersebut.

“Kami menyambut baik dan mendukung kegiatan ini. Medan siap menjadi tuan rumah. Kami berharap komunikasi dan koordinasi terus terjalin untuk menyukseskan pelaksanaannya,” kata Rico.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....