Tak Selalu Perlu Liburan, Ini Makanan yang Dukung Suasana Hati
- 21 Feb 2026 13:08 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Meningkatkan suasana hati tidak selalu harus dilakukan lewat liburan mahal atau belanja besar. Perubahan kecil dari apa yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat memberi efek positif bagi kondisi emosional.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat memengaruhi produksi hormon bahagia dalam tubuh. Karena tubuh dan pikiran saling terhubung, asupan nutrisi memiliki dampak langsung terhadap perasaan sehari-hari. Bahkan, beberapa nutrisi diketahui dapat membantu mengurangi kecemasan, stres, hingga gejala depresi ringan.
Dikutip dari IDN News, tren mood boosting food semakin banyak dibicarakan karena dinilai praktis dan mudah diterapkan dalam pola makan sehari-hari. Berikut beberapa makanan yang disebut memiliki manfaat bagi suasana hati:
Cokelat hitam
Cokelat hitam dikenal sebagai salah satu mood booster populer. Kandungan flavonoid di dalamnya membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan merangsang produksi serotonin serta endorfin, dua hormon yang berperan dalam menciptakan rasa bahagia dan rileks. cokelat hitam dengan kadar kakao minimal 70 persen dinilai lebih optimal manfaatnya. Kandungan magnesium di dalamnya juga dikaitkan dengan penurunan tingkat stres.
Salmon dan ikan berlemak
Salmon, sarden, dan makarel kaya akan asam lemak omega 3 yang berperan penting dalam fungsi otak. omega 3 terbukti membantu menurunkan kadar kortisol atau hormon stres. Selain itu, ikan berlemak mengandung vitamin D yang berpengaruh terhadap stabilitas suasana hati. Konsumsi dua hingga tiga kali per pekan dinilai membantu menjaga keseimbangan kimia otak.
Pisang dan buah berpati
Pisang mengandung triptofan, asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan serotonin. Buah ini juga kaya vitamin B6 yang membantu proses pembentukan hormon tersebut. Karbohidrat alami dalam pisang membantu menjaga kestabilan gula darah sehingga energi tubuh tidak cepat turun dan suasana hati lebih stabil.
Meski demikian, makanan bukanlah pengganti penanganan medis untuk gangguan mental. Pola makan seimbang tetap perlu disertai gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Mengatur suasana hati terkadang dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk memperhatikan pilihan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....