BPOM Medan Intensifkan Pengawasan Makanan jelang Imlek dan Ramadan

  • 16 Feb 2026 15:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Medan mengintensifkan pengawasan makanan dan minuman yang beredar di pasaran menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan produk pangan yang dikonsumsi masyarakat aman, bermutu, dan sesuai ketentuan.

Kepala BPOM Medan, Mojaza Sirait, mengatakan peningkatan pengawasan dilakukan secara menyeluruh di jalur distribusi, mulai dari gudang, ritel modern seperti hypermarket dan supermarket, hingga pasar tradisional dan toko kecil.

“Pada hari besar keagamaan, konsumsi pangan biasanya meningkat. Karena itu, pengawasan kami perketat agar produk yang beredar tetap terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Mojaza kepada RRI, Senin, 16 Februari 2026.

Selain pengawasan langsung di lapangan, BPOM Medan juga melakukan intensifikasi pengawasan di marketplace dan media sosial melalui patroli siber. Patroli ini dilakukan untuk memantau penjualan produk pangan, obat, kosmetik, dan produk lain yang menjadi kewenangan BPOM.

“Patroli siber kami lakukan secara rutin untuk memonitor penjualan online. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, akan kami tindaklanjuti ke lapangan,” katanya.

Mojaza menambahkan, BPOM Medan membuka ruang partisipasi masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran melalui layanan pengaduan konsumen maupun pesan langsung (DM) di media sosial BPOM Medan, disertai bukti pendukung.

Mojaza menjelaskan Menjelang Imlek dan Ramadan, pengawasan juga difokuskan pada parcel makanan. BPOM Medan menegaskan, parcel tidak boleh mengandung produk non-halal, harus memiliki kemasan yang layak, serta masa kedaluwarsa minimal enam bulan. “Jangan sampai produk yang mendekati kedaluwarsa dikemas ulang menjadi parcel hanya karena tampilannya menarik,” ucapnya.

Mojaza mengatakan dari hasil intensifikasi pengawasan sejak pekan lalu, BPOM Medan belum menemukan pelanggaran signifikan terkait produk kedaluwarsa. Namun, masih dijumpai ketidaksesuaian dalam penataan pangan, terutama di pasar tradisional, seperti produk yang diletakkan langsung di lantai.

Lebih lanjut, ia menegaskan BPOM Medan akan terus melakukan pengawasan rutin setiap pekan hingga Ramadan, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait. BPOM berharap pelaku usaha semakin bertanggung jawab dan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....