UHC Prioritas Diluncurkan, Warga Sumut Nikmati Kesehatan Gratis
- 29 Sep 2025 23:49 WIB
- Medan
KBRN, Deli Serdang: Provinsi Sumatra Utara resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, dengan telah menjamin seluruh penduduknya ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Capaian ini ditandai dengan launching Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas – Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Deli Serdang, Senin (29/9/2025).
Gubernur Sumatra Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan UHC Prioritas di Provinsi Sumut merupakan salah satu program yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Daerah di Provinsi Sumatera Utara, atas dukungan dan komitmennya sehingga Provinsi Sumatera Utara telah berhasil meraih predikat UHC Prioritas. Mohon sama-sama di lapangan nanti dapat kita pantau, agar masyarakat Provinsi Sumatera Utara dapat merasakan UHC Prioritas ini,” kata Bobby.
Bobby mengatakan pencapaian UHC Prioritas oleh Sumut harus dimaknai dengan baik oleh seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, UHC Prioritas tidak hanya sekadar kemudahan akses masyarakat dengan menunjukkan identitas untuk mendapatkan pelayanan, namun lebih dari itu masyarakat juga harus mendapatkan layanan yang baik dan tidak ada masyarakat yang ditelantarkan ketika mengakses layanan kesehatan.
Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, pada launching Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas – Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah, di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Deli Serdang, Senin (29/9/2025) (Foto: Diskominfo Sumut)
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun menjelaskan predikat UHC merupakan suatu kondisi seluruh penduduk daerah di suatu wilayah telah terdaftar sebagai peserta program JKN, dan memiliki akses layanan terhadap kesehatan yang layak tanpa hambatan biaya. Ia melanjutkan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029, telah ditetapkan target kepesertaan Program JKN sebesar 98,6 persen dari total jumlah penduduk, dengan jumlah keaktifan peserta sebesar 80 persen.
“Per 1 September 2025, Provinsi Sumatra Utara telah mencapai jumlah kepesertaan Program JKN sebesar 15.672.374 jiwa, dari total penduduk sebanyak 15.640.905 jiwa atau 100,20 persen. Dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,27 persen atau sebanyak 12.555.579 jiwa terdaftar dan aktif," ucapnnya.
Atas capaian ini, Sumut resmi menyandang predikat UHC, dan menjadi provinsi yang meraih UHC dengan jumlah penduduk yang paling besar di Indonesia,” kata David.
David menyampaikan capaian tersebut dapat diraih berkat sinergi dan kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan di wilayah Provinsi Sumatra Utara. Pihaknya juga mengapresiasi komitmen yang tinggi dari Gubernur Sumut yang menghendaki adanya jaminan perlindungan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat di wilayah Sumut.
"Melalui capaian ini, kini seluruh masyarakat Provinsi Sumatra Utara memiliki akses layanan kesehatan yang lebih terbuka,” kata David.
David mengatakan, pencapaian UHC tidak hanya terbatas pada capaian angka cakupan kepesertaan semata, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan yang komprehensif diterima oleh masyarakat. Untuk itu, pihaknya bersama dengan pemerintah daerah akan berkomitmen untuk terus memastikan peserta mendapatkan kualitas pelayanan kesehatan yang prima, baik
untuk pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
“Peran serta pemerintah, pemerintah daerah, swasta dan seluruh elemen pemerintah dan komponen masyarakat dibutuhkan untuk mewujudkan Universal Health Coverage yang komprehensif. BPJS Kesehatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara secara berkelanjutan akan berupaya untuk menjaga keberlangsungan program UHC Prioritas ini, agar masyarakat memiliki perlindungan finansial dan akses layanan kesehatan yang berkualitas,” kata David.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....