Ayo Berkemah Untuk Kesehatan Mental Dan Fisik

  • 18 Jun 2025 10:33 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Berkemah kembali menjadi salah satu pilihan aktivitas favorit masyarakat, khususnya kaum urban, untuk melepas penat dari rutinitas kota. Lebih dari sekadar rekreasi, aktivitas kembali ke alam ini ternyata memiliki manfaat besar bagi kesehatan mental dan fisik.

Berkemah atau camping merupakan kegiatan menginap di alam terbuka yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan Kompas.com (2024), pencarian lokasi camping meningkat hingga 45% sejak 2022, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental.

Selain memberikan pengalaman menyatu dengan alam, berkemah terbukti mampu menurunkan tingkat stres, memperbaiki kualitas tidur, dan meningkatkan kebugaran tubuh. Sebuah artikel dari Healthline (2023) menyebutkan bahwa interaksi langsung dengan alam dapat meningkatkan hormon serotonin dan melatonin yang membantu mengatur suasana hati dan pola tidur.

Aktivitas ini diminati oleh berbagai kalangan, namun dominan dilakukan oleh keluarga muda, komunitas pecinta alam, dan generasi milenial yang mencari alternatif healing alami. Kelompok usia 25–40 tahun menjadi segmen terbesar yang melakukan aktivitas berkemah, baik secara mandiri maupun melalui jasa glamping (glamorous camping) yang kini sedang tren.

Minat terhadap kegiatan berkemah mulai meningkat sejak pandemi COVID-19, saat aktivitas luar ruang menjadi pilihan aman dibandingkan dengan tempat wisata tertutup. Pasca pandemi, tren ini terus tumbuh karena masyarakat mulai merasakan manfaat jangka panjang dari berinteraksi dengan alam.

Tempat-tempat favorit untuk berkemah tersebar di wilayah pegunungan dan perbukitan seperti Danau Toba, Paropo, hingga kawasan wisata alam seperti Ranca Upas dan Gunung Bromo. Banyak pula yang memanfaatkan hutan pinus, danau, atau tepi sungai sebagai lokasi camping alami. Beberapa penyedia jasa wisata bahkan menawarkan pengalaman glamping, yaitu berkemah dengan fasilitas mewah seperti kasur nyaman, listrik, dan kamar mandi pribadi.

“Berkemah saat ini bukan hanya sekadar menikmati alam, tapi juga bisa menghilangkan penat, dan sekaligus berolahraga juga,” ungkap Andri, seorang siswa SLTA.

Menurut Andri, berkemah telah menjadi rutinitas bulanan hingga mingguan bersama teman atau keluarganya.

Berkemah memberikan kesempatan untuk menjauh sejenak dari kebisingan, polusi, dan tekanan hidup kota. Aktivitas ini membantu meningkatkan konsentrasi, memperkuat hubungan sosial, dan memberikan waktu refleksi diri. Menurut studi yang diterbitkan oleh Frontiers in Psychology (2022), paparan cahaya alami dan suara alam seperti kicauan burung atau aliran sungai saat berkemah terbukti mampu menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh.

Kini, berkemah lebih mudah dilakukan, baik secara mandiri dengan membawa perlengkapan sendiri (tenda, matras, logistik), maupun melalui jasa paket camping atau glamping yang menyediakan semua fasilitas. Banyak komunitas camping juga berbagi panduan dan lokasi favorit melalui media sosial seperti Instagram dan YouTube. Beberapa aplikasi seperti Campnesia dan Traveloka Xperience bahkan mempermudah proses pemesanan lokasi serta perlengkapan camping secara online.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....