Perjuangan Syahrial Felani Hidupkan Kesenian Melayu

  • 28 Jul 2024 00:13 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan : Syahrial Felani, seniman berusia 65 tahun, telah mengabdikan hidupnya untuk dunia kesenian sejak tahun 1976. Dari hasil kerja kerasnya, ia mendirikan Sanggar Lembaga Kesenian Tamora 88. Syahrial tidak hanya mahir memainkan alat musik seperti gitar dan gambus, tetapi juga seorang aktor, koreografer, dan pencipta lagu.

"Semangat mempelajari semua cabang kesenian menjadi awal mula dan selalu diberikan kemudahan dalam memahaminya. Saya bukan pegawai kantoran, tapi hidup 24 jam berkesenian dan mengajar di sekolah serta grup-grup kesenian," ungkap Syahrial dalam dialog budaya di RRI Medan pada Senin (22/72024).

Syahrial menyampaikan keprihatinannya terhadap kurangnya minat anak-anak muda dalam mempelajari kesenian Melayu, khususnya gambus. Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah tidak masuknya seni ini ke dalam kurikulum pendidikan sebagai muatan lokal, kecuali di Kepulauan Riau dan Riau daratan.

"Saya berharap pemerintah daerah bisa membantu atau memberikan jalan agar kesenian ini bisa terus berkembang dan mendapatkan perhatian yang layak," kata Syahrial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....