Dua Siswa MAN 1 Medan Ikut Pertukaran Pelajar ke Malaysia

  • 30 Sep 2026 14:28 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertukaran Pelajar (Student Exchange Program) Kota Bersahabat (Friendship City) antara Kota Medan, Indonesia dan Kota Ipoh, Malaysia. Program pertukaran pelajar untuk tahun 2026 hadir dalam berbagai pilihan, baik yang didanai penuh (fully funded) atau gratis maupun mandiri (self-funded).

Jenis program pertukaran 2026 untuk madrasah/sederajat yaitu AFS & YFU Intercultural Programs. Yaitu program pertukaran jangka pendek maupun panjang bagi siswa SMA/sederajat dan remaja untuk mendalami budaya global.

Kepala MAN 1 Medan Reza Faisal, menyampaikan manfaat mengikuti pertukaran pelajar adalah mendapatkan pengalaman belajar dan pemahaman budaya global secara langsung. Melalui program tersebut, dapat meningkatkan kemandirian serta peluang karier.

"Jaga diri baik-baik, bergaullah dengan sopan dan santun bersama siswa di negeri orang. Jaga kesehatan, agar seluruh program yang dicanangkan bisa diikuti semua dengan baik," ucapnya.

Ia menjelaskan, secara sederhana Student Exchange Program adalah sebuah program mobilitas akademik di mana siswa berkesempatan untuk menempuh pendidikan di institusi mitra di luar negeri selama periode tertentu. Peserta student exchange hanya "tamu" sementara. Durasi programnya bervariasi, mulai dari beberapa minggu (untuk short course) hingga satu atau dua semester penuh.

"Inti dari program ini adalah pertukaran pengalaman. Kamu tetap terdaftar sebagai siswa di madrasah asalmu di Indonesia. Namun kamu "meminjam" fasilitas dan kurikulum sekolah luar negeri untuk belajar,” kata Reza, Rabu 30 September 2026.

Sementara itu Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, pada acara pelepasan peserta program menyampaikan para pelajar tidak hanya belajar. Tapi juga menjadi representasi Indonesia yang memperkenalkan keberagaman dan keramahan Kota Medan.

Rico berpesan kepada para peserta agar menjaga sikap, sopan santun, disiplin, rasa percaya diri, serta senantiasa membawa nama baik bangsa. Pelajar juga diingatkan untuk memanfaatkan teknologi secara bijak guna mendukung pengembangan diri dan proses pembelajaran.

"Jika anda ingin, saya bisa membantu dengan menjelaskan agenda atau materi kegiatan pelajar di Ipoh secara lebih rinci, memberikan informasi seputar profil program kerjasama antara Kota Medan dan Ipoh," ujarnya.

Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar dijadwalkan mengikuti rangkaian kegiatan program selama 2 minggu, mulai 26 September sampai 10 Oktober 2026 di Kota Ipoh, Malaysia. Melalui program ini, kedua siswa diharapkan dapat memperluas wawasan, mengenal budaya dan lingkungan pendidikan di Malaysia, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun jejaring persahabatan dengan pelajar dari negara tetangga.

"Selamat mengikuti Student Exchange Program 2026. Tampilkan semangat, karakter, dan prestasi terbaik MAN 1 Medan. Semoga menjadi pengalaman berharga dan membawa nama baik madrasah serta kota Medan di tingkat internasional," kata Rico.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....