Mendikdasmen Ajak Siswa SMP 1 Medan Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

  • 14 Sep 2026 19:19 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengikuti Upacara Pengibaran Bendera sekaligus Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin, 14 September 2026.

Abdul Mu’ti bertindak sebagai pembina upacara. Di hadapan para siswa, ia mengingatkan bahwa mereka merupakan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada 2045. Karena itu, para pelajar diminta bersungguh-sungguh dalam belajar, menghormati orang tua dan guru, menjaga kerukunan, serta mencintai Indonesia.

“Bagaimana wajah Indonesia 2045, kalianlah yang menentukan. Karena itu, saya mengajak kalian semua untuk senantiasa menunaikan ikrar pelajar yang sudah tadi kita bacakan bersama-sama,” kata Abdul Mu’ti.

Ia kemudian mengajak para siswa membiasakan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Menurutnya, kebiasaan positif tersebut harus dilakukan secara disiplin dan konsisten karena keberhasilan tidak diraih secara instan.

Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Abdul Mu’ti dan Rico Waas ikut bergerak bersama para siswa, menciptakan suasana pagi yang semarak dan penuh energi di lingkungan sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti saat mengikuti senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin, 14 September 2026.(Foto: Diskominfo Medan)

Selain kepada siswa, Abdul Mu’ti juga menitipkan pesan kepada para guru. Ia meminta guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus mendampingi siswa dalam mengembangkan bakat dan potensinya.

“Bapak Ibu guru adalah orang tua bagi anak-anak kita. Bapak Ibu guru adalah teladan bagi anak-anak kita. Guru sering kali disebut dengan ungkapan digugu dan ditiru,” katanya.

Ia mengajak para guru mendidik dengan penuh cinta dan kasih sayang melalui prinsip asah, asih, dan asuh serta sistem Among yang diperkenalkan Ki Hajar Dewantara.

Abdul Mu’ti juga mengingatkan pentingnya membangun sekolah sebagai lingkungan yang aman, sehat, bersih dan nyaman. Sekolah, katanya, harus menjadi rumah kedua bagi siswa, tempat mereka belajar, bertumbuh dan meraih prestasi bersama.

Wali Kota Medan Rico Waas secara khusus mengajak siswa untuk memiliki cita-cita tinggi dan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses untuk belajar dan memperbaiki diri.

“Jangan takut gagal, anak-anak. Bisa saja dalam perjalanan hidup kita, kita menemukan kegagalan. Tapi pelajaran apa yang paling penting adalah kegagalan itu bukan gagal dan kita bersedih, tapi kita gagal dan harus bangkit kembali,” ujar Rico.

Wali Kota MEdan, Rico Tri Puitra Bayu Waas (kiri) bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti (ketiga kiri) saat berinteraksi dengan siswa SMP N !1 Medan, Senin, 14 Spetember 2026. (Foto: Diskominfo Medan)
null%

Ia pun mendorong para siswa agar terus berusaha dan menjadikan setiap pengalaman, termasuk kegagalan, sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik.

“Yang terpenting adalah gagal, perbaiki, suatu saat kita akan memiliki prestasi yang lebih baik lagi,” katanya.

Rico menitipkan pesan kepada para siswa agar suatu hari nanti mampu berdiri di tempat yang sama sebagai pemimpin dan memberikan kontribusi bagi Kota Medan.

“Satu janji yang harus kalian sebutkan adalah suatu saat anak-anakku semuanya harus bisa menggantikan Bapak berdiri di sini, menjadi pemimpin-pemimpin di kota ini,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....