Sumatra Utara Berpotensi Hujan Sedang hingga Lebat Periode Pekan Kedua September
- 07 Sep 2026 11:04 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan dalam periode sepekan ke depan, 7 hingga 14 September 2026, cuaca di Sumatera Utara berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah I Medan, Putri Diana, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin, dan konvergensi angin di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
"Adanya aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin, dan konvergensi angin di Pantai Barat hingga Lereng Timur Sumatera Utara, serta anomali suhu muka laut yang cukup hangat sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan hujan," kata Putri.
Putri menjelaskan, prospek cuaca sepekan ke depan menunjukkan masih adanya potensi pertumbuhan awan hujan di Sumatera Utara. Kondisi ini dipengaruhi belokan angin di Samudra Hindia bagian barat dan konvergensi angin yang terjadi mulai dari Pantai Barat hingga Pantai Timur Sumatera Utara. Selain itu, anomali suhu muka laut yang hangat serta indeks labilitas atmosfer yang menunjukkan kondisi cukup labil turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.
Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Fenomena tersebut diperkirakan dapat terjadi pada siang hingga malam hari dengan durasi singkat maupun bersifat lokal.
Adapun sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat meliputi Kabupaten Langkat, Kota Binjai, Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai. Kemudian Kota Tebing Tinggi, Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Kota Pematangsiantar, Toba, Samosir.
Kemudian Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas. Serta Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Kota Gunungsitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.
Sementara, suhu udara di Sumatera Utara diprediksi berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius.
BBMKG Wilayah I Medan juga mencatat sebanyak 27 titik panas berdasarkan pengamatan satelit pada 6 September 2026. Titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Toba.
Dengan kondisi cuaca tersebut, BBMKG Wilayah I Medan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif terhadap potensi hujan lebat, petir, maupun angin kencang agar aktivitas sehari-hari tetap berlangsung aman.
Masyarakat juga diminta selalu merujuk pada informasi resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi cuaca yang berasal dari sumber tidak resmi.
Para kepala daerah turut diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat untuk terus mengikuti perkembangan informasi cuaca yang disampaikan BBMKG Wilayah I Medan melalui kanal media sosial dan layanan informasi call center.
Putri menyebut untuk kondisi musim, sebanyak 65 persen wilayah Sumatera Utara saat ini masih berada dalam kategori musim kemarau, sementara 35 persen lainnya telah memasuki musim hujan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....